Terkini.id, Jakarta – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri belum bisa memastikan jumlah Laskar Pembela Islam (LPI) yang diduga kabur saat bentrokan terjadi dengan aparat kepolisian di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pekan lalu.
Mereka hanya dapat memastikan bahwa ada dua rombongan mobil Laskar FPI yang semula menyerang polisi saat sedang melakukan pengintaian.
“Itu bahasa saya diduga, apakah isinya empat atau lebih kami engga tahu juga kan,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian saat dihubungi wartawan Senin 13 Desember 2020 seperti dikutip dari CNNIndonesia.
Menurutnya, petugas di lapangan saat itu juga tidak dapat memastikan jumlah Laskar yang melarikan diri. Pasalnya, kata dia, kondisi di sekitar lokasi saat itu gelap dan hujan.
“Kan pasti cuma melihat siluet-siluet saja nggak melihat jelas. Tapi yang jelas mobil itu menabrak mobil anggota pertama kali,” ucap dia.
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
- Mahasiswa Polbangtan Kementan Raih Prestasi Nasional pada Lomba Karya Tulis Ilmiah ISMAPETI XXI
- Kadispora Syamsul Bahri Buka Makarena Season 2, E-Sport Jadi Ruang Kreativitas dan Prestasi Anak Muda
“Kalau jumlah orangnya belum tapi jumlah mobil yang mepet anggota dua mobil yang menabrak mobil anggota itu,” tambahnya.
Sebagai informasi, empat lokasi yang menjadi tempat adegan bentrokan berlangsung dilakukan di Jalan Internasional Karawang Barat, depan Hotel Novotel. TKP kedua yakni Jembatan Badami. TKP ketiga yakni Rest Area KM 50 dan TKP keempat KM 51+200.
Bareskrim Polri pun melakukan rekonstruksi perkara pada Senin (14/12) dini hari. Sejumlah fakta terungkap dari rekonstruksi itu.
Fakta juga tidak seirama dengan apa yang dirilis pertama kali oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran pada 7 Desember lalu. Salah satunya menyangkut pernyataanu Fadil bahwa terdapat 10 orang yang melakukan penyerangan.
Dari antara itu, 6 meninggal dunia ditembak polisi dan 4 lainnya melarikan diri.
“Enam penyerang meninggal dunia, empat orang melarikan diri,” ucap Fadil 7 Desember lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
