Terkini.id, Solo – Warga bantaran rel kereta api yang berada di wilayah Joglo dan Nusukan Kecamatan Banjarsari, Solo protes perihal adanya proyek rel layang Joglo.
Diketahui sebelumnya, mega proyek tersebut merupakan salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo di bawah pimpinan Gibran Rakabuming Raka selaku Wali Kota.
Suradi, Ketua RT 01 RW 18 Nusukan mengatakan bahwa dirinya kecewa dengan adanya proyek tersebut.
“Kalau kecewa, pasti kecewa. Tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa kalau ini sudah keputusan pemerintah,” ujar Suradi, dikutip dari Suara, Selasa, 9 Maret 2021.
Tak hanya itu, warga juga meminta pemerintah untuk turut memikirkan nasib warga bantaran rel tersebut.
- Heboh Akun Fufufafa yang Hina Keluarga Prabowo Dikaitkan dengan Gibran Rakabuming
- Gibran Saksikan Langsung Deklarasi Taruna Pro Gibran di Makassar
- Lewat Udara, Kapolda Sulsel Pantau Pengamanan Giat Jalan Santai Cawapres Gibran Rakabuming
- Menteri Pertanian Dampingi Gibran Rakabuming Temui Pelaku UMKM
- Pendaftar Jalan Sehat Satu Putaran di Makassar Mencapai 1.162.000 Orang, Gibran: Terima Kasih
Terlebih, warga yang tinggal di kawasan itu sudah belasan tahun lamanya tinggal di daerah tersebut.
“Kalau bicara masalah hak, kami memang tidak punya hak. Tapi kalau masalah kemanusiaan, tentunya harus menjadi pertimbangan pemerintah,” kata Suradi.
Suradi bahkan mengatakan bahwa warga Nusukan secara administratif terdaftar sebagai warga Kota Solo.
“Kalau memang tidak boleh, harusnya dari awal. Kami rutin membayar PBB dan diakui sebagai warga Nusukan, Solo,” terang dia.
Suradi juga meminta kepada pemerintah kota untuk memberikan ganti rugi.
Hal itu juga disampaikan Ketua RT 02 RW 10 Kelurahan Joglo, Purwo Wiyota yang menyampaikan mengatakan bahw mereka setuju dengan adanya proyek tersebut asalkan pemerintah memperhatikan dan mencarikan tempat tinggal baru.
“Kalau bisa ada ganti rugi atau pemerintah bisa mencarikan tempat buat kami. Saya tinggal di sini sudah lebih dari 15 tahun,” ujar Purwo.
“Sejauh ini belum ada sosialisasi resmi dari pemerintah. Kalau dari warga harapannya seperti itu,” tambahnya.
Sebelumnya, Gibran Rakabuming mengatakan dengan adanya proyek ini dapat mengatasi kemacetan yang ada di daerah tersebut.
Oleh karenanya, Pemerintah Kota Solo menjadikan proyek tersebut sebagai program kerja prioritas.
“Jadi prioritas, karena tingkat kemacetan di sana sudah luar biasa. Saat ini terus kami matangkan,” jelas Gibran.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
