Terkini, Selayar – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar terus melaksanakan operasi pencarian terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Hingga Kamis (16/7), sebanyak 24 orang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.
KM Nurul Salsa sebelumnya bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA.
Di tengah pelayaran, kapal mengalami gangguan mesin saat berada sekitar 43 nautical mile di sebelah barat Pelabuhan Benteng Selayar hingga akhirnya tenggelam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dan sejumlah unsur SAR setelah menerima laporan kejadian.
- Munafri Pastikan Pemkot Makassar Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Bergerak Lewat Donasi
- Sindir Husniah, Pengacara Khaerul Aco Sebut Preseden Buruk Jika Pejabat Publik Lakukan Manipulasi Data
- TP PKK Perkuat Kelembagaan, Kukuhkan Pengurus Koperasi PKK Jeneponto Bahagia
- Kalla Toyota Bukukan Penjualan Rp12,55 Miliar, Minat Mobil Hybrid Makin Tinggi
- Siapkan 8 Pilot Kapal Ahli di Indonesia Timur, PJM Gandeng TNI AL dalam Pendidikan Pandu Tingkat II
“Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal,” ujar Arif.
Dalam operasi penyelamatan, KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan para korban pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA.
Sebanyak 41 orang, termasuk awak kapal, berhasil dievakuasi dari lokasi sekitar 18 nautical mile dari titik tenggelamnya kapal.
Sementara enam korban lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi dan kemudian dievakuasi menuju Pulau Polassi.
Data sementara menunjukkan sebanyak 47 orang telah ditemukan, terdiri atas 46 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
