Terkini, Bulukumba – Pemerintah Kabupaten Bulukumba resmi meluncurkan Batik Mawar sebagai seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenakan Batik Mawar sebagai pakaian dinas harian setiap hari Jumat.
Peluncuran batik tersebut menjadi salah satu rangkaian malam ramah tamah perayaan Hari Jadi Bulukumba ke-66 di Tribun Utama Pantai Merpati Bulukumba, Rabu 4 Februari 2026 malam.
Langkah ini bukan sekadar aturan seragam, melainkan wujud nyata pemberdayaan masyarakat melalui kelompok Rumah Membatik Bunga Mawar di Desa Topanda Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba yang terlibat langsung dalam produksi batik khas tersebut.

Diketahui, kelompok membatik tersebut merupakan binaan Dekranasda dan TP PKK Bulukumba yang baru mulai memproduksi batik pada Desember 2025.
Meski tergolong baru, kualitas dan desain batik yang dihasilkan dinilai mampu bersaing dengan produk dari luar daerah.
- Honda Mei Vibes, Asmo Sulsel Tawarkan Gratis Angsuran hingga 5 Kali untuk Honda BeAT dan Genio
- Koperasi Merah Putih Segera Diresmikan, Wakil Bupati Sidrap Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor
- Terkait Penumpang Dugaan Narkotika, Bandara Hasanuddin Beri Penjelasan Resmi
- Kebersamaan di Dusun Bonto Te'ne: Satgas TMMD ke-128 Bangun Harapan Baru Keluarga Daeng Tompo
- Setiba dari Jakarta, Bupati Sidrap Langsung Tinjau Banjir Amparita
Batik ASN Bulukumba ini didominasi warna jingga dengan perpaduan hijau daun. Coraknya menampilkan kekhasan Bulukumba, seperti gambar perahu pinisi yang gagah, nuansa adat Kajang yang sakral, tarian tradisional yang dinamis, hingga tulisan “Dikerja Bukan Dicerita” yang menjadi identitas kuat karya tersebut.

Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar menilai batik ini menjadi kebanggaan Kabupaten Bulukumba karena merupakan produksi lokal dan diproduksi oleh warga Kabupaten Bulukumba sendiri.
“Ini menjadi kebanggaan karena diproduksi oleh warga Kabupaten Bulukumba sendiri,” ujar Herfida saat berkunjung di tempat produksi batik menjelang peluncuran berlangsung.
Senada Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menyampaikan rasa bangganya atas lahirnya batik ASN karya tangan kreatif ibu-ibu Bulukumba.
Ia berharap batik tersebut tidak hanya menjadi pakaian dinas, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan daerah.

“Ini bukti bahwa Bulukumba mampu menghasilkan karya berkualitas dari tangan-tangan kreatif masyarakatnya sendiri,” ujar Andi Utta.
Peluncuran batik ASN ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, didampingi Wakil Bupati Andi Edy Manaf serta Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar. Turut hadir Ketua Kelompok Membatik Bunga Mawar Desa Topanda, Andi Mawar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
