Wabup Tomy Tantang Hafalan ke Murid TK Yayasan Umboh

Wakil Walikota Bulukumba hadiri pengamatan TK Yayasan Umboh

Terkini.id,Bulukumba – Sebelum memberikan sambutan pada acara penamatan murid Taman Kanak Kanak Yayasan Umboh Bulukumba, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto memberikan hadiah uang 100 ribu rupiah kepada para murid yang mengikuti tes dari pertanyaan yang diajukan oleh Wabup.

Sebanyak 8 murid satu persatu tampil menjawab tantangan hafalan yang diajukan oleh Wabup,  seperti doa harian,  sila Pancasila,  serta surah-surah pendek dalam Alquran.

“Hadiah ini sebagai apresiasi bagi anak-anak kita yang telah bersungguh-sungguh bersekolah di TK Yayasan Umboh ini,” kata Tomy setelah memberikan hadiah di Hotel Agri, 30 April 2019.

Jumlah murid yang ditamatkan sebanyak 177 orang yang berasal dari 20 TK di bawah naungan Yayasan Pendidikan Umboh yang tersebar di empat kecamatan,  yaitu Bulukumpa,  Rilau Ale,  Gantarang dan Ujungloe.

Ketua Yayasan Pendidikan Umboh, Fatmawati menyebutkan bahwa pendidikan anak usia dini sangat penting untuk mewujudkan generasi emas di masa mendatang.  Olehnya itu,  pihaknya sangat memberikan perhatian kepada pengembangan TK,  baik dari sisi jumlah maupun kualitas dari lembaga pendidikannya.

Sebelum memberikan sambutan pada acara penamatan murid Taman Kanak Kanak Yayasan Umboh Bulukumba, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto memberikan hadiah uang 100 ribu

“Pendidikan di usia dini,  menjadi pondasi bagi anak-anak kita ke depat dalam merajut masa depannya,” ungkapnya.

Senada disampaikan Wabup Tomy Satria bahwa untuk menciptkan generasi emas,  maka kita harus lebih dahulu menyemai bibitnya. Keberhasilan generasi di masa-masa mendatang, lanjut Tomy ditentukan seberapa baik, kita menyemai bibit-bibit yang menjadi murid dari TK yang tersebar di Kabupaten Bulukumba.

“Layaknya petani menanam padi, tidak mungkin kita melakukan panen, kalau bibitnya tidak baik. Kalau pun bibitnya unggul tapi tidak dipelihara dan tidak disemai dengan baik, tidak dipupuk dengan baik, maka yakin dan percaya hasilnya pun tidak akan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, logika ini juga berlaku pada bagaimana investasi sumber daya manusia yang dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini. Lanjutnya,  pendidikan itu tidak hanya mengantarkan masyarakat kita menjadi pintar secara akademis, tapi harus dibangun pada bagaimana pribadi yang berkarakter baik.

“Itulah sebabnya PAUD diarahkan untuk membangun karakter, bagaimana mereka jujur, bagaimana mereka bersikap ketika antri, hidup sehat, berjiwa sportif dan lain sebagainya,” ujar Tomy menegaskan

Berita Terkait
Komentar
Terkini