Terkini.id, Jakarta – Jenderal bintang dua, Mayjen TNI Rodon Pedrason membela Menhan Prabowo Subianto soal polemik anggaran Rp1750 triliun dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk pengadaan alat utama sistem senjata atau alutsista.
Mayjen TNI Rodon Pedrason yang juga merupakan Dirjen Strategi Pertahanan Kemhan menjelaskan terkait PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) yang dicurigai publik sebagai pihak broker alutsista di kementerian yang dipimpin Prabowo Subianto itu.
Rodon menegaskan bahwa PT TMI merupakan sebuah yayasan dan bukan didirikan oleh Kementerian Pertahanan.
“Itu sebuah yayasan, Kemhan nggak buat yang dituduhkan sebagai broker, bisa ditanyakan langsung ke PT TMI. Dasar hukumnya nggak ada Kemhan nggak buat perseroan atau PT. Bisa dicek tak ada kontrak diberikan Kemhan ke TMI,” tegas Mayjen TNI Rodon.
Hal itu disampaikan Rodon Pedrason saat hadir sebagai narasumber di tayangan program Apa Kabar Indonesia Petang, seperti dilihat pada Selasa 1 Juni 2021.
- Prabowo Anggarkan Rp164,4 Triliun untuk Pangan, Pengusaha-Direktur CV Mattuju Sambut Positif
- Sama-sama Didukung Prabowo, Ini Keuntungan Gowa Jika Andalan Hati dan Hati Damai Terpilih
- Bocah SD dari Parepare Diundang Khusus Prabowo Berkat Video Kocaknya di Medsos
- Prabowo Subianto Dapat Ucapan Selamat dari PM Inggris
- Dampingi Airlangga Hartarto di Temu Relawan Prabowo-Gibran, Taufan Pawe Tegaskan Partai Golkar Jadi Penyanggah Kemenangan 02
Ia pun kemudian menjelaskan mengenai jumlah rencana anggaran yang mencapai ribuan triliun rupiah tersebut. Menurut Mayjen Rodon, Menhan Prabowo justru menginginkan pengadaan modernisasi alutsista ini berjalan mulus dan bersih.
Adapun soal surat rencana penganggaran Rp1750 triliun, kata Rodon, merupakan strategi Kemhan supaya bisa langsung mengakses ke pabrikan dan memotong upaya broker.
“Jadi nanya harga pabrik berapa sih harganya agar memutus rantai korupsi. Menteri sangat khawatir anggaran ini dimanfaatkan oleh pihak tertentu, makanya untuk cegah itu beliau bersurat tujuan demikian,” tuturnya.
Jenderal bintang dua ini juga meyakini bahwa Prabowo Subianto tak pernah mau main broker dalam anggaran Kemhan.
“Secara pribadi saya kenal, saya yakin Mehan jauh dari niat itu, beliau itu seorang patriotis, nasionalisme nggak diragukan,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
