Beredar Kabar Jokowi Bukan Disuntik Vaksin Tapi Vitamin, Ini Faktanya

Terkini.id, Jakarta – Beredar sebuah kabar di media sosial yang menyebut Presiden Jokowi bukan disuntik vaksin saat proses vaksinasi di Istana Negara melainkan disuntik vitamin.

Kabar soal Jokowi tersebut diunggah pengguna Facebook Fatima Mamonto Potabuga pada Selasa, 12 Januari 2021.

Dalam unggahannya, Fatima Mamonto melampirkan foto saat Jokowi divaksin di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Sementara di samping foto Jokowi itu, terdapat foto seorang wanita bertubuh sangat kurus.

Mungkin Anda menyukai ini:

Ia pun mengatakan bahwa Jokowi dalam foto itu disuntik vitamin bukan vaksin Covid-19. Hal itu, menurut Fatima Mamonto, agar masyarakat juga bersedia disuntik vaksin.

Baca Juga: Relawan Jokowi Duga Moeldoko Terjebak Permainan Politik SBY, Sebut Tindakannya...

“AU eee Dia bilang Cuma bi Vitamin itu ad kase suntik pa Jokowi. Supya torang kata mo Suka VAKSIN. BLUM STAWWW EE pokoknya jang suka au. POLAGUI,” tulis Fatima Mamonto Potabuga dengan melampirkan emotikon tertawa.

Berdasarkan penelusuran fakta dari situs Turnbackhoax.id, Minggu 17 Januari 2021, klaim yang menyebut Presiden Jokowi disuntik vitamin bukan vaksin Covid-19 adalah tidak benar atau hoaks.

Faktanya, Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Muthalib yang menjadi vaksinator Jokowi telah menunjukan vial dan kemasan vaksin Covid-19 merek Sinovac sebelum disuntikan kepada presiden.

Baca Juga: Mengejutkan! Gatot Nurmantyo Ungkap Dirinya Pernah Diajak Kudeta AHY dari...

Hal itu pun terlihat dari tayangan siaran langsung dimana proses vaksinasi terhadap Jokowi di Istana Negara pada Rabu 13 Januari 2021 itu disiarkan langsung oleh sejumlah stasiun televisi nasional.

Dalam tayangan itu, tampak Abdul Muthalib kembali memperlihatkan vial vaksin sebelum dibuka. Penampakan vial pun bisa terlihat secara dekat.

Setelah itu Abdul Muthalib mengatakan, Presiden Jokowi tak merasakan sakit apapun saat disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Dia memastikan bahwa vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke Jokowi adalah vaksin buatan perusahaan China, Sinovac.

Muthalib bahkan sempat menunjukkan botol vaksin sebelum disuntikan ke masyarakat.

“Di mana tertulis nomor vaksin Sinovac, vaksin tetap sinovac,” ujarnya.

Dari penelusuran fakta tersebut maka dapat disimpulkan, klaim yang menyebut Jokowi disuntik vitamin bukan vaksin Covid-19 adalah klaim yang tidak berdasar lantaran tidak ada sumber relevan yang memberitakan hal tersebut.

Dengan demikian, narasi postingan pengguna Facebook Fatima Mamonto Potabuga yang menyebut Jokowi disuntik vitamin bukan vaksin adalah tidak benar atau hoaks. Klaim itu masuk dalam kategori Missleading Content atau konten yang menyesatkan.

Bagikan