Terkini.id, Jakarta – Sebuah kabar terkait cara mengidentifikasi virus corona atau COVID-19 beredar di publik Tanah Air pada Senin, 16 Maret 2020.
Diketahui, saat ini masyarakat tengah dibuat khawatir perihal maraknya penyebaran virus corona di sejumlah wilayah di Indonesia.
Kabar viral tersebut menyebutkan bahwa tes pernapasan selama 10 detik dipercaya bisa mengidentifikasi virus corona dalam tubuh manusia.
Menurut informasi itu, virus corona dapat diidentifikasi dengan menarik napas panjang dan menahannya selama lebih dari 10 detik.
Namun, seorang spesialis penyakit menular di Baylor College of Medicine, Robert Legare Atmar, dengan tegas membantah informasi tersebut.
Dilansir dari laman Express, Robert menegaskan bahwa tes pernapasan selama 10 detik untuk mengidentifikasi virus corona adalah klaim yang salah.
“Pendekatan ini mungkin membantu dalam mengidentifikasi orang dengan penyakit paru-paru yang lebih serius, tetapi tidak akan mengidentifikasi orang yang terinfeksi virus corona yang memiliki gejala ringan hingga tanpa gejala,” ujar Robert.
Diketahui, hingga Senin 16 Maret 2020, pemerintah telah mengumumkan total pasien positif virus corona di Indonesia berjumlah 134 orang.
Sebelumnya, pada Minggu kemarin jumlah pasien yakni 117 orang. Adapun penambahan 17 pasien tersebut baru saja diumumkan oleh Juru Bicara pemerintah penanganan virus corona, AchmadYurianto.
“Ada confirm 17 hari ini, untuk detailnya bisa cek web Kemenkes,” kata Yurianto dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Senin, 16 Maret 2020.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
