Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memberi pilihan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk berani berinovasi atau memilih mutasi.
“Jadi 2 pilihan, berinovasi atau mutasi,” kata Danny Pomanto, Selasa, 23 Maret 2021.
Danny mengatakan sudah lama pemerintah kota bersenang-senang. Sudah saatnya bekerja cepat dan terukur. Danny mengatakan Kota Makassar akan menjadi contoh bagi kota lain dalam hal pelayanan publik.
Sebab itu, Danny meminta seluruh SKPD bekerja dengan kecepatan maksimal. Pelayanan publik di Kota Makassar akan mengikuti standar dunia.
“Intinya percepatan, siapa tidak cepat pasti tertingal. Kedua adalah kota dunia, kapan tidak sesuai standar maka tidak masuk tim,” ungkapnya.
- Wali Kota Makassar Tinjau Pembenahan TPA Tamangapa, Targetkan Pengelolaan Sampah Lebih Terkendali
- Penyaluran BBM Ditambah hingga 15 Persen, Pertamina Pastikan SPBU Gowa-Takalar-Maros Kondusif
- PDAM Makassar Jadi Referensi DPRD Palopo soal Efisiensi dan Pengelolaan Perusahaan
- Kalla Translog Perkuat K3, Seluruh Driver Jalani Tes Narkoba
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Layanan SPBU Makassar, Antrean BBM Berangsur Normal
Selain itu, Danny mengatakan SKPD yang tidak memiliki kemampuan Sombere dan Smart City pasti akan tertinggal.
Begitu pun terhadap SKPD yang tidak bisa membanngun imunitas kuat melalui program Makassar Recover maka akan terbelakang.
“Kalau dia tidak inklusif dan hanya memikirkan diri atau ekslusif sendiri saja maka pasti tidak akan saya pakai,” sebutnya.
Ia pun berharap seluruh SKPD mampu berinovasi dan melakukan percepatan. Danny mengatakan mereka yang tidak mengikuti pemerintah maka akan tersingkir.
“Ini tidak ada kaitannya dengan dia dukung-mendukung dulu (Pilkada), ini dukung-mendukung sekarang, mendukung program bukan kandidat,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
