Terkini.id — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel mulai memetik hasil dari komitmen memajukan Industri Kecil Menengah (IKM) dengan menggandeng sejumlah hotel untuk menggunakan produk kerajinan lokal untuk kebutuhan tamu.
“Alhamdulillah sudah ada lima hotel bekerjasama dengan Dekranasda, memesan sandal hotel dari kerajinan enceng gondok, minimal 5.000 pasang per bulan selama satu tahun,” jelas Ketua Dekranasda Sulsel, Lies F Nurdin saat diskusi bersama puluhan pelaku IKM dari berbagai daerah di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Jumat 3 Januari 2020.
Selain sandal enceng gondok, markisa dan kerajinan bunga akrilik juga mulai dipesan oleh sejumlah BUMN.
“Produk orderannya sampai luar provinsi, berjumlah ribuan, begitu banyak hasil kerajinan kami bangga sekali,” ujarnya.
Selain itu, Lies F Nurdin juga menggandeng Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan untuk mempersiapkan lokasi dan boks jualan bagi para pelaku IKM.
- Dekranasda Sulsel Gelar Festival Ramadan, Pasar Ramadan, dan Gerakan Pangan Murah di Makassar
- Dekranasda Sulsel Perkuat Ekosistem Fashion Muslim di Trend Hijab Ramadan 2026
- Sulawesi Selatan Tampilkan Kriya Batu Alam dan Wastra Tenun Unggulan di INACRAFT 2026
- Dekranasda Sulsel Siapkan Sejumlah Produk Kerajinan untuk Pameran INACRAFT 2026
- Expo Kreatif Andalan 2025 Sukses Gaet 16 Ribu Pengunjung dan Raup Transaksi Rp600 Juta Lebih
“Apapun harus kita lakukan untuk membantu teman-teman IKM, saat ini kami mulai menyediakan tiga titik di kota Makassar untuk digunakan sebagai lokasi memasarkan produk kerajinan, yakni di Benteng Rotterdam, kawasan di sekitar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan, dan dua titik di Anjungan Pantai Losari yang saat ini sedang dikoordinasikan bersama Pemkot Makassar,” terang Lies.
“Di Benteng Rotterdam ada 70 sampai 100 pengunjung setiap harinya, di situ bisa dihadirkan produk kerajinan, tanpa menarik biaya sewa tempat dan listrik,” sebutnya.
Selain menyediakan lokasi, Lies juga mengatakan akan mengusahakan bantuan box berjualan dengan memanfaatkan dana dari CSR perbankan.
Sebelumnya, Lies Nurdin telah memberikan bantuan 50 boks berjualan bagi pelaku IKM di Kabupaten Bone dan menyusul 25 boks untuk IKM di Kabupaten Takalar.
“Selanjutnya, bantuan ini akan kami fokuskan untuk Kota Makassar dan Kabupaten Maros,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
