Bicara Soal Rizieq Shihab, Pendakwah Yahya Waloni: Saya Malu Cucu Nabi Dipenjara dan Disakiti

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah, Ustaz Yahya Waloni angkat bicara terkait Eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang saat ini tengah mendekam di penjara.

Ustaz Yahya Waloni mengungkapkan, meskipun Rizieq Shihab dikenal dengan bicaranya yang cenderung kasar namun ia memaklumi hal itu.

Menurutnya, ungkapan kasar yang kerap dilontarkan Rizieq tersebut lantaran adanya tekanan politik sehingga dia harus berkata demikian.

“Apapun kesalahan Habib (Rizieq), ada kata-kata kurang pantas yang dia sebut, semua orang begitu jika ada tekanan politik keras,” kata Yahya Waloni.

Mungkin Anda menyukai ini:

Hal itu disampaikan Ustaz Yahya lewat sebuah video yang dibagikan pengguna Twitter Kadongbaper.

Baca Juga: Sebut Kristen Kafir, Yahya Waloni: Kalau Tidak Senang Lapor Tuhanmu

Dilihat dari video tersebut, Senin 25 Januari 2021, Ustaz Yahya Waloni juga menyebut bahwa perjuangan Rizieq Shihab sama halnya dengan perjuangan para Nabi.

“Saya berulang-ulang katakan, perjuangan Habib Rizieq itu sama dengan perjuangan para nabi,” ungkapnya.

Oleh karenanya, dirinya merasa malu saat mendengar dan melihat cucu Nabi mendekam di dalam penjara dan disakiti.

Baca Juga: Remehkan Corona, Yahya Waloni: Kafir Saja Tidak Kena Apalagi Ustadz

“Ini cucu nabi kok di dalam penjara. Sampai sakit itu Habib. Saya bukan berdarah Islam, saya bukan keturunan orang Islam, tapi saya malu menyebut-nyebut Nabi Muhammad, cucunya disakiti,” ujar Ustaz Yahya Waloni.

Dalam video tersebut, Yahya Waloni juga mengakui bahwa dirinya bukanlah orang yang dilahirkan beragama Islam melainkan mualaf.

Namun, kata Yahya, ia merasa bersyukur lantaran setelah dirinya memeluk Islam istri dan anaknya juga ikut menganut agama Islam.

“Saya bukan berdarah Islam, saya ini orang Manado. Tapi saya sudah diberi hadiah sama Allah, bini dan anak, satu keluargaAllah kasih hidayah,” ujar Ustaz Yahya.

Yahya Waloni dalam tayangan video tersebut juga berharap agar Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin berkenan membebaskan Rizieq Shihab dari penjara.

“Mudah-mudahan Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin bisa keluarkan Habib Rizieq (dari penjara). Dia bukan perampok, dia bukan koruptor. Beliau tidak pernah mengambil hak orang lain,” ujarnya.

Bagikan