Bima Arya Ungkap Tingkah Habib Rizieq saat di RS Ummi: Kami Minta Tes Swab Tapi Ditolak

Terkini.id, Jakarta – Giliran Wali Kota Bogor, Bima Arya hadir sebagai saksi dalam kasus Habib Rizieq terkait pelanggaran protokol kesehatan.

Bima Arya hadir sebagai saksi dalam sidang kasus swab palsu dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab, Habib Hanif Alatas serta Dirut RS Ummi Andi Tatat. 

Bima menyampaikan bahwa saat dirinya meminta Habib Rizieq dites Swab, dia malah menerima surat dari Habib Rizieq yang isinya terkait penolakan untuk menyampaikan hasil swab PCR.

Baca Juga: Bima Arya Disebut Cocok Jadi Gubernur DKI, Christ Wamea: Nanti...

Awalnya, Bima menjelaskan bahwa dirinya mendapat informasi bahwa Rizieq sedang mendapat perawatan di RS Ummi Bogor. Dia kemudian menghubungi Andi Tatat. Pada Kamis 26 November 2020 malam, Bima mendatangi RS Ummi.

“Malam harinya saya mendatangi RS Ummi hubungi Andi Tatat dan direksi, kembali menyampaikan, satu hal kami pastikan tidak ada kerumunan dan menegaskan kondisi beliau Habib Rizieq disampaikan kondisi sehat. 

Baca Juga: Ketua MPR RI Apresiasi Penyelesaian GKI Yasmin Bogor, Ini Harapannya

Dan saya sampaikan kembali keinginan untuk perjelas kondisi Habib melalui proses swab karena ada informasi yang kami dapatkan beliau melalui kontak erat dengan orang-orang yang dinyatakan positif, antara lain Wali Kota Depok, dan saya sampaikan kepada dokter Andi Tatat. Dan setuju untuk menyampaikan untuk dites PCR,” ujar Bima di PN Jakarta Timur, Rabu 14 April 2021 seperti dikutip dari detikcom.

Namun, setelah waktu salat Jumat, Bima mengaku mendapat informasi Habib Rizieq sudah dites PCR. Dia kemudian mengonfirmasi kepada Andi Tatat.

“Saya kontak, dokter Andi Tatat juga mengaku hal tersebut tanpa koordinasi dengan dokter Andi Tatat, dan saya meminta untuk prokes dijaga. Dan saya tegur Andi Tatat bagaimana mungkin pimpinan rumah sakit tidak tahu kejadian di rumah sakitnya,” katanya.

Baca Juga: Ketua MPR RI Apresiasi Penyelesaian GKI Yasmin Bogor, Ini Harapannya

Pada Jumat malam, Bima kemudian mendatangi RS Ummi bertemu dengan Andi Tatat dan Habib Hanif. Saat itu pihak keluarga menolak Habib Rizieq untuk dites swab.

“Kemudian malamnya, Jumat malam saya mendatangi ke sana (RS Ummi) bertemu dengan Habib Hanif dan juga dokter Andi Tatat, di sana disampaikan Habib menolak dilakukan swab. 

Saya bisa pahami kalau sudah di-swab tidak apa-apa, sejauh ada kejelasan yang melakukan swab dan juga kami bisa mendapatkan laporan. 

Tidak harus kami laporkan ke publik, paling tidak kami mendapat laporan ini, kami dapat laporan sesuai dengan kewenangan saya yang setiap hari mendapat laporan dari rumah sakit,” katanya.

Keesokan harinya, Habib Rizieq menulis surat kepadanya. Isi surat itu berisi tentang Habib Rizieq menolak menyampaikan hasil tes PCR.

“Kami tunggu hari Sabtu. Tapi yang saya terima surat Habib Rizieq kepada saya, tetapi disampaikan kepada terbuka. Surat tertulis yang tidak berkenaan untuk menyampaikan hasil swab PCR. Diketik, ditandatangani, saya mendapat fotokopi, ditujukan kepada wali kota,” ucapnya.

Bagikan