Terkini.id, Bangka Belitung – Ibu Rumah Tangga di Sumatera Selatan, tewas usai diterkam buaya pada Sabtu 16 Januari 2021. Ironisnya, peristiwa itu disaksikan anaknya yang masih kecil.
Ibu rumah tangga tersebut, Yati (35), warga Negeri Selapan, Sumatera Selatan, tewas diterkam saat mandi di kolam bekas tambang di Desa Telak, Parittiga, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu pagi.
Jasad korban ditemukan pada Minggu 17 Januari 2021 dan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Desa Telak, Fahrudin di Parittiga mengungkapkan, kejadian berawal saat korban pergi mandi ditemani anaknya.
Saat masuk ke kolong, korban sendirian dan tiba-tiba buaya muncul lalu menerkam dan menyeret tubuhnya hingga menghilang.
- HUT Dekranas 2026 dan HKG PKK Dongkrak Okupansi Hotel di Makassar hingga 90 Persen
- Makassar Raup Manfaat Besar dari HUT Dekranas 2026, Transaksi Pameran Capai Rp5 Miliar
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- Wabup Gowa dan Kodim 1409 Perkuat Silaturahmi Lewat Nobar Piala Dunia 2026
- Olymrun 2026 Makassar Target 5.000 Pelari, PaninBank Dukung Gaya Hidup Sehat
Sementara, anak korban yang melihat ibunya diterkam buaya langsung berteriak dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga setempat.
Warga yang mendengar itu lantas mendatanginya dan langsung melakukan pencarian. Namun, saat itu pencarian terkendala hujan lebat dan pencarian pun dihentikan.
Keesokannya harinya, Minggu jasad korban baru ditemukan dan sudah dalam kondisi mengenaskan dengan bagian kaki dan tangannya hilang, diduga setelah dimangsa buaya.
“Pertama kali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga yang hendak pergi ke kebun sawit,” kata Fahrudin di Parittiga, Senin 18 Januari 2021 seperti dikutip dari kompascom.
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Bangka Barat, Sidharta Gautama mengatakan, korban tercatat sebagai warga Negeri Selapan, Sumatera Selatan, yang datang ke Bangka untuk mencari nafkah bersama keluarganya.
Terkait dengan peristiwa itu, Sidarta mengaku pihaknya masih menggali informasi terkait kronologi kejadian tersebut.
“Dapat kabarnya sudah meninggal dunia,” kata Sidarta, saat dihubungi
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
