Terkini, Jakarta – Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengutarakan saat ini pihaknya konsen kuatkan riset dan enjalin kerjasama dengan seluruh perguruan tinggi.
Hal itu tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) tahun 2022 tentang Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Obat dan Makanan agar implementasinya dapat ditingkatkan.
“Salah satunya dengan PKS yang bersifat lebih teknis tentunya sejauh mana support BPOM misal SDM dan pembiayaan ,”beber Taruna dalam keterangan tertulisnya.
Lanjut Taruna mengatakan bahwa beberapa waktu lalu, pihaknya telah mengajukan draf PKS dengan BPOM yang akan dibahas oleh kedua pihak dengan FKIK UNHAN IPB, ITB, Universitas Airlangga, Universitas Islam Makassar, Universitas Indonesia.
Draf PKS akan berisi ruang lingkup kegiatan untuk mengembangkan dan meningkatkan SDM dibidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dan riset inovatif.
- Wawali Makassar Dukung EIRC 2026, Ajang Roller Skate Nasional Siap Digelar
- Asmo Sulsel Dukung Lomba Nyanyi Stuvo Makassar, Semarakkan HUT RI ke-81 di AMEC
- Makassar Job Fair 2026 Buka 1.547 Lowongan, Pemkot Fokus Tekan Pengangguran
- LAKI Demo Polres Jeneponto, Dantim Resmob Mengaku Marah, Kecewa Ada Perlakuan Tak Pantas ke Kasat Reskrim
- Merdeka Daya, PLN UID Sulselrabar Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon 50 Persen Tambah Daya
Taruna Ikrar menambahkan bahwa sinergi antara BPOM dengan perguruan tinggi mutlak diperlukan untuk mengedukasi masyarakat guna membangun konsumen sehat.
BPOM mendorong kontribusi akademisi dalam mendukung program-program BPOM dalam menjamin obat dan makanan aman, memiliki efikasi, dan berkualitas tinggi.
“Kita berharap kedepannya dengan adanya kerja sama bidang riset ini nantinya dapat melahirkan SDM yang kompeten dan bersaing ,” tutup salah satu ilmuwan dunia ini yang sudah lima kali terbit di nature.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
