Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini sebuah video viral di media sosial karena berisi pembubaran kegiatan ceramah yang mengundang Haikal Hassan atau Babe Haikal di Malang, Jawa Timur.
Dalam video tersebut, terlihat puluhan orang termasuk massa dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang menolak kehadiran Babe Haikal sebagai penceramah.
Alasan pembubaran kegiatan ceramah itu, disebutkan karena massa tidak mau adanya potensi radikalisme muncul dari kegiatan tersebut.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP Kecamatan Blimbing, Agus Yudi Susanto menyatakan sebagai masyarakat yang cinta toleransi dan perdamaian sangat tidak ingin adanya potensi radikalisme.
“Jadi, kami sebagai warga Malang dan ormas PP tidak ingin Kota Malang ada radikalisme.” ucap Agus, dikutip Terkini.id melalui JPNN, Rabu 26 Agustus 2022.
- Garang Saat Intimidasi Pemilik Ruko, Oknum Ormas Memelas Minta Maaf Ketika Ditangkap
- Oknum Ormas Intimidasi Pemilik Ruko di Makassar: Saya Pemuda Pancasila, Mauko Lawan?
- Detik-detik Gunung Hutapea Pimpinan Pemuda Pancasila Jatuh di Pantai Losari sebelum Meninggal
- Anggota Pemuda Pancasila Termasuk Nikita Mirzani Diperintahkan Wajib Dukung Anies Baswedan
- Anies Diberi KTA, Japto: Kader Pemuda Pancasila Wajib Pilih Anies di 2024!
“Kami ingin Kota Malang damai dan tentram untuk semua agama,” tambahnya.
Menurutnya, Pemuda Pancasila Kota Malang sudah kesekian kalinya berkontribusi dalam aksi pembubaran yang berkaitan dengan massa 212.
Dalam sebuah video menampilkan aksi sejumlah massa termasuk anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) melakukan pembubaran kegiatan tablig oleh Haikal Hassan atau Babe Haikal.
Agus pun menambahkan jika dalam proses militansi menentang dan membubarkan penyebaran pemahaman radikalisme di Kota Malang, PP tidak sendirian.
Ormas PP dibantu dengan organisasi lain sehingga sering kali berhasil.
“Kami kemarin terkait dengan Ustaz Haikal Hassan memang sudah beberapa kali dan kami bersama organisasi Ormas Malang Bersatu (OMB) melakukan pembubaran,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
