Terkini.id – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani sudah dipastikan bakal menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Luwu Utara.
Hal itu diketahui setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar mengeluarkan surat diskresi untuk Indah, jelang pemilihan ketua melalui Musyawarah Daerah (Musda).
Peluang Indah memimpin Golkar Luwu Utara sangat besar, pasalnya Indah menjadi satu-satunya kandidat yang direstui DPP untuk maju di Musda.
Padahal sebelumnya, Indah bersaing dengan Arifin Junaidi untuk mendapatkan diskresi DPP.
“Untuk musda Golkar Luwu Utara, diskresi dari DPP sudah keluar untuk ibu Indah Putri Indriani,” ungkap Departemen Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi DPP Partai Golkar, Muhammad Baliah.
- Kabar Duka, Mantan Wakil Bupati Luwu Utara Meninggal Dunia, Ini Alamat Rumah Duka
- Antusias Sambut Kedatangan Sofha Marwah, Bupati Luwu Utara Siap Kawal Program PKK Sulsel
- Hadiri Puncak Hari Otonomi Daerah ke-27, Bupati Lutra IDP: Momen Desentralisasi yang Diberikan ke Daerah
- Rasakan Manfaat Kompor Induksi, Bupati Lutra : Mudah dan Praktis
- Simak Pesan Adnan Usai Lantik Bupati Lutim dan Luwu Utara Jadi Ketua PMI
Dalam surat diskresi yang diteken langsung oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto itu, tertera nama Indah Putri Indriani.
Dia menambahkan, salah satu pertimbangan mendasar DPP memberikan diskresi kepada Indah Putri Indriani, karena Indah adalah kandidat usungan Golkar pada pilkada 9 Desember 2020 yang lalu.
“Hanya untuk satu nama (Indah.red) dan diskresi itu sepenuhnya adalah kewenangan ketua umum,” tegas Baliah.
Sekedar diketahui, jelang pelaksanaan Musda DPD II Golkar Luwu Utara ada dua kandidat yang mendaftarkan diri untuk maju
bertarung di arena musda. Mereka adalah Indah Putri Indriani dan Arifin Junaedi.
Hanya saja baik Indah dan Arifin keduanya harus mengantongi diskresi dari ketua umum partai Golkar untuk bisa masuk kedalam arena Musda, karena keduanya sama sama tidak memenuhi syarat pencalonan sesui aturan dalam AD/ART partai dan petunjuk pelaksanaan nomor 2 tahun 2020 tentang penyelenggaraan musyawarah musyawarah partai golkar di Daerah.
Sebelumnya hal itu juga telah ditegaskan oleh Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe saat fit and propertest calon ketua Golkar Luwu Utara di kantor DPD I Golkar Sulsel (25/06/2021) yang lalu.
Taufan Pawe menjelaskan Arifin Junaedi memang adalah kader senior Golkar, hanya saja Arjuna pernah hijrah ke partai lain (PAN.red), sedangkan Indah Putri Indriani belum lima tahun berstatus sebagai kader partai berlambang beringin rimbun itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
