Terkini.id, Jakarta – Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) mengurungkan niatnya untuk melaksanakan demo penolakan UU Cipta Kerja di Istana Merdeka pada Selasa hari ini, 13 Oktober 2020 lantaran sejumlah ormas seperti Persaudaraan Alumni (PA 212) juga menggelar demo di Istana Presiden Jokowi.
Diketahui, pada Selasa hari ini sejumlah ormas yakni dari Aliansi Nasional Anti Korupsi (ANAK) NKR dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 juga akan melakukan aksi di sekitar Istana Merdeka untuk menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.
Mengutip detikcom, Presiden KSBSI Elly Rosita mengaku khawatir jika aksi demo yang dilakukan hari ini berujung anarkis. Padahal, kata dia, tujuan aksinya hanya untuk mendesak pembatalan UU Cipta Kerja.
“Kita batalkan ke istana karena ada elemen lain yang akan aksi hari ini, non KSBSI. Saya khawatir ada yang anarkis sampai bakar-bakaran, itu tidak kita ajarkan dan tujuan kita hanya menolak UU-nya yang cacat formil dan tidak menjatuhkan presiden,” ujar Elly, Selasa 13 Oktober 2020.
Elly pun mengatakan, KSBSI tak mau jika nantinya mereka ikut melakukan unjuk rasa di Istana lantas ditunggangi.
- Indosat Buka Rumah Haji & Umrah, Jamaah Lebih Tenang Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci
- Hari Hemofilia Sedunia 2026, RSUP Wahidin Tekankan Deteksi Dini dan Akses Perawatan
- "Geology of The Sulawesi Region" Diluncurkan, Ungkap Keunikan Geologi Pulau Sulawesi yang Mendunia
- Nahkodai KLH/BPLH, Menteri Jumhur: Environmental Ethics Jadi Penyelamat Bumi
- Polbangtan Kementan Terapkan Tanam Modern, 75 Hektare Digarap dengan Drone
“Kita tidak mau unjuk rasa kita ditunggangi dan membawa keburukan padahal bukan kami yang melakukan,” ujarnya.
Oleh karenanya, pihaknya memutuskan tidak akan mengerahkan aksi massa dalam jumlah banyak ke Jakarta. Aksi hanya akan dilakukan di beberapa daerah saja.
“Anggota kita arahkan untuk melakukan aksi di daerah masing-masing, di kantor DPRD atau kantor Gubernur di Banten, Riau, Medan dan ada di beberapa provinsi,” ujar Elly.
Hal senada juga diungkapkan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal.
“Tidak (ikut demo hari ini),” ujar Said singkat.
Sebelumnya, KSBSI mengatakan akan menggelar aksi selama 5 hari berturut-turut sejak kemarin hingga Jumat 16 Oktober.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
