Makassar Terkini
Masuk

Presiden Larang Ekspor Minyak Kelapa, Cak Imin : Moga-moga Tidak Terlalu Lama

Terkini.id, Jakarta – Kebijakan larangan ekspor bahan baku minyak goreng atau crude plam oil (CPO) dan minyak goreng diharapkan tidak berlangsung terlalu lama.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Senin, 25 April 2022.

Cak Imin berharap penerapan larangan ekspor CPO yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak terlalu lama.

“Moga-moga tidak terlalu lama. Kita berharap tidak terlalu lama,” ujar Cak Imin sebagaimana dilansir dari Detikcom. Selasa, 26 April 2022.

Menurut Cak Imin, jika persediaan di dalam negeri sudah terpenuhi sebaiknya ekspor minyak goreng kembali diperbolehkan lagi.

“(Jika) stok kebutuhan dalam negeri terpenuhi, ya sudah dibuka lagi (ekspor minyak goreng),” ujarnya.

Selain itu, Cak Imin menilai sikap tegas yang diambil pemerintah perlu untuk diapresiasi karena ini menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat.

“Itu sikap yang tegas, harus diapresiasi bahwa pemerintah dan presiden berpihak kepada kebutuhan masyarakat, kebutuhan rakyat dalam negeri,” kata Ketua Umum PKB itu.

Sebelumnya, pemerintah melarang ekspor minyak sawit dan minyak goreng. Hal itu disampaikan langsung Presiden Jokowi dalam jumpa pers virtual usai memimpin rapat di Istana guna memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

“Pemerintah melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis 28 April 2022 sampai batas waktu yang ditentukan kemudian” kata Jokowi di akun YouTube resmi Sekretariat Presiden, Jumat, 22 April 2022.

Dengan kebijakan ini, diharapkan ketersediaan minyak goreng di dalam negeri akan membaik. Harganya juga diharapkan bisa turun.

“Saya akan terus pantau dan evaluasi kebijakan agar ketersediaan minyak goreng di dalam negeri melimpah dengan harga terjangkau,” kata Jokowi.