Cek, Berikut 5 Alasan Kenapa Anda Sering Cepat Lapar

Ilustrasi alasan kenapa cepat lapar sumber foto : pinterest/health.com

Terkini.id, Jakarta – Pernahkah Anda merasakan lapar meskipun Anda sudah makan? Jika Anda mengalami hal tersebut, pasti ada yang salah dengan kondisi kesehatan tubuhmu.

Alasan pertama Anda merasa lapar adalah karena otak membaca adanya perubahan hormon dan nutrisi pada darah.

Otak membaca tanda-tanda yang ada di tubuh, jika ada yang kurang tepat dengan tubuh, tubuh akan mengirimkan sinyal pada otak, lalu otak akan meresponnya.

Rasa lapar merupakan respon yang dihasilkan oleh otak, ketika ada tanda-tanda dalam tubuh bahwa kita kekurangan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

Ternyata ada beberapa alasan medis jika Anda merasa cepat lapar, seperti melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik membuat kalori yang ada dalam tubuh Anda terbakar, sehingga tubuh mengirim sinyal memerlukan kalori lebih untuk dibakar.

1. Dehidrasi

MenurutAlisa Rumsey, Pembicara American Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan kekurangan cairan dalam tubuh, alias dehidrasi, bisa dibaca sebagai rasa lapar.

Ternyata ketika kita mengalami kekurangan cairan dalam tubuh, otak mengalami kebingungan dalam membaca sinyal yang dikirimkan oleh tubuh. Otak membacanya sebagai rasa lapar butuh asupan makanan, dan rasa haus butuh cairan.

Oleh karena itu, ketika kita kurang minum, sering kali dibarengi dengan rasa lapar. Menurut Rumsey,

“Jika Anda merasa lapar, minumlah segelas air, dan tunggu sekitar 15-20 menit, lihat apakah rasa lapar akan berkurang.” Selain membuat kita merasa lapar, dehidrasi juga bisa membuat kita mudah mengantuk.

2. Kurang Tidur

Masih menurut Rumsey rasa lapar juga bisa disebabkan oleh waktu tidur yang kurang.

Menurutnya, kurang tidur akan membuat Anda menaikkan hormon ghrelin, hormon ini menstimulasi rasa ingin memakan sesuatu.

Selain itu, kurang tidur juga akan menurunkan hormon leptin. Hormon ini merupakan hormon yang menstimulasi rasa kenyang.

Otak membaca hormon-hormon ini ketika Anda kurang tidur, jadi tidur yang cukup mampu membuat Anda lebih segar dan mencegah lapar datang lebih awal.

3. Terlalu Banyak Karbohidrat

Terdapat jenis tiga makanan karbohidrat, salah satu yang menyebabkan rasa kantuk datang lebih cepat adalah karbohidrat yang mengandung zat tepung, seperti nasi, donat, pasta, dan kentang goreng.

Hati-hati dengan makanan ini karena dapat menaikkan gula darah Anda dan menurunkannya dengan cepat.

Akibat dari naik turun yang cepat inilah yang membuat Anda menjadi cepat lapar. Lebih baik memilih karbohidrat yang kaya akan serat, seperti apel.

4. Stres

Ketika stres, Anda akan berpikir dua kali lebih banyak daripada biasanya. Kondisi banyak pikiran ini membuat Anda membutuhkan energi lebih. Ketika membutuhkan energi lebih, tubuh Anda akan mengirimkan sinyal kepada otak.

Selain itu, ketika stres, otak akan mengurangi hormon serotin. Berkurangnya hormon serotin ini membuat Anda akan merasa lapar, walaupun sebenarnya Anda tidak dalam keadaan lapar.

Ini menjadi salah satu alasan ketika stres ada yang melampiaskan pada makanan dan ingin selalu memakan sesuatu.

5. Efek Samping Pengobatan

Jika Anda meminum anti depressant seperti Zoloft dan Paxil, mungkin Anda akan merasa lapar lebih sering. Jika Anda merasa lapar setelah makan berat dan Anda juga sedang menjalani pengobatan, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter mengenai hal ini.

Bisa jadi obat yang Anda minum benar-benar mempengaruhi rasa lapar Anda, sehingga dokter bisa menganjurkan obat lain sebagai pengobatan Anda.

Komentar

Rekomendasi

Ini Cara Menghindari Virus Corona ala Johns Hopkins University, Kampus yang Sudah Prediksi Covid-19 di RI

Berikut 7 Tips Menghindari Stres Saat Karantina di Rumah

Berikut 7 Tips Menghindari Stres Saat Karantina di Rumah di Tengah Wabah Corona

Gambar Ini Menunjukkan Mengapa Cuci Tangan Harus 30 Menit

Direktur RS Batara Siang Pangkep Imbau Masyarakat Tak Panik Terkait Virus Corona

Bubbling Plus Surprise: Inovasi Produk Kesehatan Kini Hadir Di Kota Makassar

Pasien Virus Corona Bisa Sembuh Meski Belum Ada Obatnya, Asalkan…

Kemenkes Beberkan Langkah Pencegahan Penyebaran Virus Corona Masuk ke Indonesia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar