Cerita Bos Muamalat Ahmad S Ilham Sukses Gairahkan Ekonomi Syariah Sulampua

Regional Head Sulampua KTI Bank Muamalat Indonesia, Ahmad S Ilham

Terkini.id, Makassar – Bank Muamalat sukses memacu tingkat inklusi keuangan syariah dalam beberapa tahun terakhir. Makin banyak masyarakat yang ‘hijrah’ ke ekonomi syariah.

Menurut Regional Head Bank Muamalat Indonesia (BMI) Sulampua Ahmad S. Ilham, indikator paling mengemuka terjadi pada sisi pertumbuhan jumlah nasabah yang cukup siginifikan.

Itu sejalan dengan kampanye #AyoHijrah yang digaungkan perseroan tersebut.

Untuk Sulampua sendiri, lanjut dia, Kota Makassar dan Sulsel secara umum  menjadi pasar paling tinggi menorehkan kinerja inklusifitas nasabah mengikuti tren preferensi jenis layanan perbankan yang disediakan.

Dia menguraikan, rata-rata pertumbuhan nasabah baru di Makassar dulunya hanya berkisar 3.000 hingga 3.500 nasabah per tahun, namun kemudian melompat menjadi di kisaran 15.000 nasabah baru sejak 2017 dan berlanjut di 2018.

“Kota dan daerah lain di Regional Sulampua [pertumbuhan nasabah baru] juga cukup tinggi, tetapi memang yang paling siginfikan itu di Makassar sebagai agregator perekonomian di wilayah timur,” ucap Ilham.

Lompatan inklusi itu dia akui merupakan hasil kolaborasi perseroan bersama sejumlah pihak menggencarkan literasi keuangan berbasis syariah yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di kekinian.

Pada sisi lain, Ilham yang kerap disapa dengan panggilan ‘Pak Ilo’ ini juga mengakui jika utilitas produk keuangan syariah tidak paralel dengan potensi pasar yang ada.

Dia menjelaskan, sebagian besar pelaku industri perbankan syariah cenderung selalu melakukan konsolidasi sehingga menahan penetrasi produk dan kemudian membuat industri terperangkap dalam stagnasi.

Adapun konsolidasi, antara lain perbaikan kualitas aktiva produktif, penyempurnaan end to end business process, penghimpunan low cost fund, peningkatan kapabilitas SDM dan permodalan.

“Misalnya saja di Sulsel, perbankan syariah itu terjebak pada angka psikologis 5% pangsa pasar. Sangat lekat, kita seolah sulit lepas sehingga laju perbankan syariah stagnan di 5% itu. Kondisi ini juga sebenarnya terjadi pula di tataran nasional,” papar Pak Ilo.

Kendati demikian, lanjut dia, BMI tidak akan larut dalam bayang-bayang 5% dan hal tersebut telah dimanifestasikan perseroan dengan serangkaian upaya memperbesar cakupan nasabah sejak 2017 silam, terkhusus di Regional Sulampua, utamanya di Sulsel.

“Dan yang paling utama, kami hadir untuk memberikan kemaslahatan besar kepada umat, fastabiqulkhairat dan saling menguntungkan dari sisi bisnis juga,” ujarnya.

Salah satu bentuk manifestasi yang dijalankan Ilham mendorong pemanfaatan produk perbankan syariah, melalui penyelenggaraan majelis berbagai skala di Makassar berbalut dakwah dan edukasi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Ekobis

Telkomsel Luncurkan Paket Data Anti Mubassir

Terkini.id, Makassar - Telkomsel meluncurkan produk baru yang diklaim anti mubassir. Paket data ini akan menjawab keresahan dan kegelisahan pengguna Telkomsel selama ini, yang
News

Begini Sosok JK di Mata Dokter Koboi

Terkini.id,Makassar - Inilah pandangan pemuda milenials Sulawesi Selatan yang juga berprofesi sebagai seorang dokter dan kerap disapa Dokter Koboi terhadap Wakil Presiden Republik Indonesia