Cerita Mistis dan Batu Keramat di Balik Pembangunan Masjid yang Viral di Gowa

Cerita Mistis dan Batu Keramat di Balik Pembangunan Masjid yang Viral di Gowa

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Makassar – Masjid yang berada di tengah kebun kopi di Gowa, menjadi viral seantero jagad maya Indonesia.

Masjid yang terletak di Dusun Langkoa, Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa tersebut sebenarnya sudah dianggap biasa oleh warga sekitar.

Warga pun cukup sering membersihkan dan memakmurkan masjid tersebut.

Meskipun viral karena disebut berada di tengah hutan, namun sebenarnya ada pemukiman warga yang berjarak sekitarĀ  1 kilometer dari masjid itu.

Bagaimana awal mula masjid tersebut dibangun?

Masjid tersebut diketahui dibangun karena niat baik dari seorang pengusaha yang juga pemilik kebun kopi tersebut.

Pengusaha yang akrab dipanggil Puang itu membangun masjid lantaran di kawasan tersebut dahulunya dikenal sebagai lokasi yang mistis. Dikeramatkan oleh warga sekitar.

Di lokasi tersebut, ada sebuah batu besar yang dianggap keramat lalu sering jadi ‘persembahan’ warga. Tidak jarang, ditemukan sesajen di batu tersebut.

Pemilik lahan, yakni Puang pun berniat menghapus kepercayaan yang bisa berakibat musyrik tersebut.

Hal itu diungkapkan Rizal Busli, yang mengaku sebagai putra dari Puang.

Rizal berkomentar di sebuah video berjudul ‘Masjid di Tengah Hutan’ yang diposting youtuber Syafriandi Syam pada Maret 2019 silam.

“Masjid ini dibangun ayah saya didalam kebun kopi miliknya (masjid terbuka untuk umum). Di tempat berdirinya masjid itu, dulunya ada sebongkah batu yang sangat besar,” tulis Rizal yang mengaku tidak punya akun lain (fb dan ig) selain akun youtube.

Batu Keramat Dijadikan Pondasi Masjid

Cerita Mistis dan Batu Keramat di Balik Pembangunan Masjid yang Viral di Gowa

Menurut dia, dahulunya tempat itu sering ditemukan semacam persembahan atau ‘sesajen’.

“Karena itu ayah saya mencari orang untuk menghancurkan batu tersebut. Penduduk sekitar tidak ada yang mau karena batu tersebut dianggap keramat,” katanya.

Karena warga sekitar takut membongkar batu keramat tersebut, ayahnya yang merupakan pengusaha di Papua pun membawa para pekerja dari Papua dan Jawa Barat untuk menghancurkan batu tersebut.

“Pecahan-pecahan batu itu pun dipakai sebagai pondasi dari masjid,” tambahnya lagi.

Pembangunannya Belum Rampung

Menurut Rizal lagi, masjid tersebut belum selesai seutuhnya.

Di bagian bawah masjid, akan dibuat ruangan untuk tempat tinggal guru mengaji. Mereka akan mengajar untuk untuk anak-anak dan penduduk sekitar.

Tepis Stigma Masjid untuk Gerakan Radikal

Cerita Mistis dan Batu Keramat di Balik Pembangunan Masjid yang Viral di Gowa

Selain menjelaskan asal mula pembangunan masjid, Rizal juga menepis komentar negatif banyak netizen bahwa masjid tersebut sengaja dibangun di tempat tersembunyi untuk menyebarkan paham radikal.

“Saya komen di sini karena linknya dibagikan di group WA keluarga. Miris saya membaca komen-komen miring seakan-akan masjid ini tersembunyi karena dipakai oleh Islam radikal atau niat tidak baik. Percaya lah, masjid itu berdiri atas niat yang sangat baik. Wassalam,” tulis dia lagi dengan emoticon tangan bersedekap.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.