3 Masjid Kecil di Indonesia dengan Manfaat Besar dan Luas

Terkini.id, Makassar – Masjid di Indonesia ada kurang lebih 1 juta unit, tersebar sampai di dusun-dusun dan lingkungan masyarakat dengan berbagai   ragam kemajemukannya.

Di tengah jutaan masjid ini, rupanya ada 3 Masjid yang mencuri perhatian public dengan berbagai terobosan-terobosan kegiatan dan program yang tidak biasanya ada di Masjid-masjid. Apa saja?

Masjid Jogokariyan

Di Pulau Jawa, siapa sih yang tidak kenal Masjid Jogokariyan?

Nah, semuanya tau kan kalau letaknya di Yogyakarta, tepatnya di Jalan Jogokariyan.

Masjid berkuran kecil yang berdiri di tepi jalan sempit dan punya banyak sekali keistimewaan, manfaatnya sampai mendunia.

Masjidnya terbuka 24 jam, dan nyaris tak pernah sepi, Menjadi tujuan untuk studi banding, Setiap hari menyiapkan buka puasa 2.500-3.000 porsi.

Pada saat Ramadan, masjid ini punya Islamic Centre, wisma untuk wisatawan.

Bukan hanya itu, waktu salat subuh di masjid ini selalu ramai, sama ramainya salat jumat. Masjid ini menyiapkan beasiswa dan bantuan social.

Ada Klinik Kesehatan warga, saldo ditargetkan nol rupiah, ada ATM beras untuk warga kurang mampu, aktif mengirimkan bantuan ke negara-negara Islam dan masih banyak lagi keunikan sendiri dari Masjid dengan management terbaik di Indonesia ini.

Masjid Kapal

Di Pulau Kalimantan, ada Masjid Kapal Serdam. Masjid kecil dalam gang sempit ini berada di Jalan Sungai Raya Dalam, di Kab Kubu Raya Kalimantan Barat.

Masjidnya berukuran -/+ 12×15 m. Masjid unik berbentuk kapal di tengah pemukiman non muslim.

Membidani lahirnya Pondok Modern Munzalan Ashabul Yamin, dengan pendidikan gratis dari KB-TK sampai tingkat menengah, masjid kecil ini juga mengomandoi gerakan infaq beras bagi 48.000 Yatim dan penghafal Alquran di 41 kota yang tersebar di 4.000-an pondok, masjid kecil ini juga sedang membangun gedung tower 6 lantai untuk kaderisasi umat.

Masjid punya saham dan unit-unit usaha tidak mengandalkan kotak amal semata, memiliki Griya Sehat sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi jamaah, warga dan santri dari pondok, jamaah kajian mingguannya meluber sampai menutup jalan.

Masjid Kurir Langit

Nah, di Pulau Sulawesi, Anda perlu mengenal Masjid Kurir Langit. Beda dengan Masjid Jogokariyan dan Masjid Kapal Serdam yang secara fisik sudah sempurna sekalipun sama-sama kecil.

Masjid ini belum 100 persen jadi, tetapi secara fungsional sudah berfungsi optimal melayani dan membantu masyarakat.

Masjid ini terletak di Jalan Anggrek Tepian Sungai Ujunge-Maruala Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Masjid kecil ini pengurusnya anak muda semua, sebagian besar dibawah 30 tahun, dibangun tanpa proposal, infaq terkumpul tidak ditabung, tapi langsung bermanfaat.

Setiap Jumat, jamaah sholat Jumatnya disiapkan makan siang prasmanan, Masjidnya full Internet 22 jam, kegiatan Masjid up-to-date di sosial media FB, IG, WA, majelis ilmu sangat banyak dari anak-anak sampai nenek-nenek.

Selain itu, menyiapkan suplai kebutuhan makanan santri dan yatim setiap bulan, menyiapkan rumah baru bagi warga yang rumahnya tidak layak, menyiapkan 2 unit Ambulance Gratis 24 Jam, ada program Klinik Gratis Keliling ke wilayah terpencil.

Masjid juga menyiapkan bantuan biaya kesehatan duafa, biaya hidup, bantuan bencana dan proaktif mengupayakan bantuan untuk kemelut negeri Islam, punya ratusan relawan yang mengurus ummat, dan setiap hari dibulan ramadhan jamaah magrib disiapkan jamuan makan malam.

Selain itu, ada 3 kesamaan dari masjid-masjid kecil ini, sama-sama menjamu sarapan untuk jamaah subuh yang tinggal sampai isyraq.

Nah, inilah 3 Masjid dengan nama tak berbahasa arab, berukuran kecil tapi manfaatnya sangat besar dan meluas.

Berita Terkait
Komentar
Terkini