Terkini.id, Jakarta – Setelah kecelakaan yang menewaskan selebritis Vanessa Angel dan suaminya, sejumlah netizen mengungkapkan pengalamannya saat melewati jalur Tol Nganjuk – Jombang.
Seperti diketahui, Vanessa dan suaminya meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di ruas tol Nganjuk – Jombang akibat sopirnya kelelahan dan ngantuk saat berkendara dengan kecepatan tinggi.
Sejumlah netizen mengungkapkan, kawasan tol di Nganjuk anginnya memang kencang dan sangat mempengaruhi kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Apalagi diketahui, kencangnya angin si Nganjuk membuat daerah itu memang dijuluki Kota Angin.
“Aku nyebutnya Blank Spot ya antara nganjuk sampai jombang. Bagi yang belum rutin lewat situ, coba disearch di google kenapa Kota Nganjuk disebut Kota ANGIN.
- Korban Lakalantas di Makassar Alami Trauma Psikis dan Kerugian
- Dari Balik Kaca Spion: Kesaksian Sopir Truk Soal Kecelakaan Pemilik Pallubasa Serigala
- Hindari Lubang, Dua Pemotor Tewas Akibat Kecelakaan di Bone
- Satu Orang Tewas dan 37 Korban Luka Akibat Kecelakaan Bus di Wisata Guci Tegal
- Seorang Remaja Tewas Akibat Tabrakan dengan Mobil Diduga Angkut Miras
Apapun jenis kendaraan anda, yang murah atau yang mahal sekalipun kecuali anda naik Tank Leopard ya. Anda tak bisa menghindar kecepatan angin saat melintas di ruas tol tersebut.
Blank Spot itu adalah ANGIN SAMPING. Tekanan angin di area blank spot tersebut berkecepatan sangat tinggi. Hembusan angin di Nganjuk itu berdasar catatan BMKG berkecepatan sedang dan tinggi. Jika dalam kondisi kecepatan sedang itu antara 25 Km/jam sampai 35 km/jam. Jika tinggi diatas 35 km/jam,” jelas seorang netizen Aven Januar yang tulisannya banyak dibagikan.
Dia kemudian mengungkapkan hukum hukum Bernoulli terjait aerodinamika mobil.
Intinya jika kecepatan udara sedang tinggi maka tekanan kearah mobil semakin kecil. Dan secara tidak langsung akan memberikan dampak naiknya kecepatan mobil hingga 15% dari kecepatan mobil sebenarnya.
“Pembelajaran serius terkait kecelakaan pasangan muda Vanessa Angel. Banyak pelaku perjalanan meremehkan ruas tol nganjuk – jombang yang merupakan bagian dari Ruas Tol Ngawi – Kertosono yang sepanjang 87,2 km.
Karena ruas tol ini cukup banyak memakan korban, berdasar data dari warga disekitar dalam 7 hari belakangan ini sudah terjadi 3 kecelakaan beruntun termasuk diantaranya truk yang terbakar sendiri di ruas tol tersebut.
Jika kita melihat kondisi ruas tol tersebut di siang hari kondisi tekanan kecepatan angin samping sangat tinggi sehingga sangat memungkinkan jika kondisi pengemudi kelelahan ataupun tidak fokus maka pada beberapa titik flyover di ruas tol itu akan terkaget karena mobil terasa bergerak ketengah atau kesamping dengan sendirinya.
Didorong kondisi mobil dalam kecepatan diatas 100 km per jam maka jika disesuaikan dengan hukum bernouli saat mobil bergerak kesamping itu sudah memiliki kecepatan 115 km perjam tanpa pengemudinya sadar.
Maka itu jika berdasar berita yang tertulis, kondisi pengemudi artis VA ini sedang mengantuk dan tiba tiba menabrak pembatas jalan disebelah kiri. Terkait kecepatan saat menabrak, belum ada catatan kepolisian yang jelas,” tulis dia lagi.
Sependapat dengan ulasan tersebut, sejumlah netizen yang pernah melintas di area itu merasakan hal yang sama.
“Oh benar juga. Saya merasakan saat memakai mobil sejuta umat ke Surabaya. Seperti ada tenaga yang mendorong ke arah kiri (kalau dari arah Solo),” tulis pemilik akun Purnawan di Facebook.
“Pantesan saya juga pernah mengalami tiba2 mobil oleng di sekitaran jalan itu, padahal kita lagi stabil, santai nyetir nya. Biasanya aku nyebut sepanjang jln itu Jln Sirotol mustaqim,,, karena membosankan dan panjang,” tulis akun Diah Estriningrum.
“Memang benar, di area tersebut bisa dirasakan bila melintas di sana, anginnya kencang mengakibatkan adanya suara angin yang bisa didengar di dalam mobil. Kebetulan Selasa kemarin saya lewat sana, rasan-rasan sama teman-teman semobil,” tulis akun Rovien Aryunia.
“Pernah satu kali waktu mudik ke Surabaya , lewat jalur ini pake APV. Suami yang nyetir. Untung saya gak pernah tidur kalau menemani suami.
Speed 100 – 120 , tau tau naik di atas 130 sampe mobil kerasa mau terbang. Langsung saya teriakin untuk turunin kecepatan,” tulis akun Retno Jivera.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
