Terkini.id, Jakarta – Tokoh Papua, Christ Wamea buka suara menanggapi salah satu video yang menunjukkan relawan FPI sedang membersihkan rumah korban erupsi Gunung Semeru.
Video tersebut dibagikan oleh akun Twitter bernama @Lelaki_5unyi pada Jumat 10 Desember 2021.
“Relawan FPI yang walau sudah lelah karena seharian keliling untuk pembagian sembako, namun masih tetap semangat untuk melakukan pembersihan rumah warga hingga menjelang Maghrib Kamis 09 Desember 2021,” cuit akun tersebut.
Menanggapi hal itu, Christ Wamea melalui laman pribadi twitternya justu merasa heran kepada pemerintah. Menurutnya, Pelayanan kemanusiaan yang diberikan oleh FPI mengapa masih saja dituding radikal.
“Pelayanan kemanusian yg begitu baik olh FPI spt ini kok dituduh radikal dan mau diroriskan,” cuit Christ Wamea melalui akun Twitternya @PutraWadapi.
Ia bahkan menyebut jika pemerintah saat ini merupakan rezim ngawur.
Cuitan Christ pun menuai beragam pro dan kontra dari para netizen. Ada yang mendukung pendapat Christ tersebut, namun banyak pula yang justru menolak mentah-mentah apa yang diucapkannya.
“Dah 7 tahun berjalan memang ngawur om,” tutur akun @ChavidNew.
“Klo yg sy lihat selama ini banyakan arogansi yg ada. Kayak pakai hukum mereka sendiri,” komentar akun @ha_sitepu.
“Teroris juga punya jiwa sosial yg tinggi,begal dirumah dan dikampungnya juga adalah pribadi yg baik, ustad dilingkungan pesantren juga baik, koruptor juga banyak yg Darmawan. Makanya klu lihat sesuatu jgn dari kulitnya saja, belajar banyak min dilingkungan parataimu dulu,” tulis akun @DaveFranz5.
“Pertama.FPI sdh Ilegal.kedua wajar saja Manusia saling membantu.itu memang Watak Bangsa ini,” balas akun @AgusniSurahman.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
