COVID-19 Secara Radikal Percepat Masa Depan Digital

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Sumber Foto : Istimewa

Terkini.id, Makassar – Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) yang kerap penyebutanya Corona di masyarakat telah memaksa perubahan ekonomi yang tiba-tiba dari fisik ke digital.Perusahaan dapat menggunakan analisis data dan alat digital lainnya untuk memperkuat ketahanan bisnis, hubungan pelanggan, sistem teknologi, dan operasi.

Eksekutif yang mengambil langkah proaktif sekarang dapat menempatkan perusahaan mereka pada posisi yang lebih baik untuk era new normal. Karena pandemi COVID-19 mengganggu hampir setiap aspek kehidupan, perusahaan beralih ke teknologi digital dan analitik untuk membantu mereka mengatasi krisis dan mempersiapkan cara-cara baru dalam mengoperasikan dan melayani pelanggan begitu kita mencapai sisi lain.

Salah satu Dosen Poltekkes Kemenkes Makassar Raimundus Chalik, S.Si., M.Sc., Apt. akrab dengan sapaan Roy yang telah memberikan penjelasan tentang materi yang dibawakannya COVID-19 Secara Radikal Percepat Masa Depan Digital melalui platform Zoom pada hari Senin, 01 Juni 2020.

Menarik untuk Anda:

Roy memberikan penjelasan membangun jembatan digital ke new normal tentang orang-orang terisolasi dan menutup bisnis mereka sebagai respons terhadap pandemi. Situasi ini telah memicu perubahan ekonomi yang tiba-tiba dari fisik ke digital, dari face to face atau tatap muka menjadi virtual to virtual secar online. Model ini berlaku baik untuk interaksi dengan konsumen dalam saluran pemasaran dan penjualan online, produk digital maupun cara perusahaan beroperasi kerja jarak jauh.

“Di Italia misalnya, lockdown telah mendorong orang belanja online secara signifikan dengan banyak orang melakukan pembelian secara digital untuk pertama kalinya,” ungkap Roy.

Roy juga memberikan penjelasan tentang layanan pengiriman makanan dan bahan makanan berbasis aplikasi di seluruh asia mengalami lonjakan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan beberapa layanan taksi online telah membuat pengemudinya untuk membanting setir dari mengakut penumpang menjadi mengantarkan makanan dan barang-barang lainnya. Di luar dari krisis ini nantinya telah menjadi jelas, bahwa beberapa dari pergeseran ini akan tetap ada COVID-19 secara radikal mempercepat masa depan digital.

“Ini adalah awal yang baik, tetapi para pemimpin bisnis sekarang berpikir secara strategis tentang cara-cara menggunakan teknologi dan data untuk secara proaktif memperlengkapi kembali organisasi mereka untuk mempersiapkannya di fase new normal,” tambahnya.

Dengan pandemi COVID-19 mengganggu hampir setiap aspek kehidupan, perusahaan beralih ke teknologi digital dan analitik untuk membantu mereka mengatasi krisis dan mempersiapkan cara-cara baru dalam mengoperasikan dan melayani pelanggan begitu kita mencapai sisi lain.

Sumber :Raimundus Chalik, S.Si., M.Sc., Apt. (Dosen Poltekkes Kemenkes Makassar)

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Harianto: Kami Tidak Berhenti Mencari Tersangka DS alias Amuk

Kerja Sama MTT Telkomsel-IZI Sulsel Bangun Kembali Rumah Korban Bencana Banjir dan Longsor

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar