CPNS 2020 Kembali Dibuka, Sekitar 1300 Peserta Bakal Ikut Seleksi di Makassar

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, Basri Rakhman/ ist

Terkini.id, Makassar – Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman mengatakan tahapan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Makassar akan dilanjutkan kembali.

Tahapan seleksi akan diikuti sekitar 1300-an peserta di Makassar. Sebelumnya, proses penerimaan CPNS tertunda sebab Pandemi Covid-19.

“September sudah tes bagi yang lulus. Sebelumnya 1 Agustus sudah pengumuman yang lulus siapa saja. Yang lulus masuk ke tahap SKB yang akan digelar 1 September,” ujar Basri, Jumat, 7 Agustus 2020.

Kelanjutan tahapan CPNS Kota Makassar telah memasuki Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tes SKB merupakan tes terakhir yang harus dilalui oleh peserta.

Kendati begitu, Basri mengatakan pihaknya akan mengatur terlebih dahulu mengenai teknis protokol kesehatan yang harus dijalankan ke depan. Apalagi Pandemi Covid-19 terus merebak di Kota Makassar.

Menarik untuk Anda:

“Belum ditentukan (teknisnya) karena kita mau atur dulu agar disediakan dengan protokol kesehatan,” kata Basri.

Menurutnya, protokol kesehatan harus disiapkan dengan baik, mengingat ribuan peserta akan mengikuti seleksi. Termasuk pertimbangan kapasitas ruangan harus diatur berjarak.

“Yang jelas pakai masker, tes suhu tubuh, jaga jarak minimal 2 meter atau 1,5. Kita akan lihat dulu kondisi ruangan, khususnya kesiapan dalam menerapkan jaga jarak,” jelasnya.

Sementara itu, pelaksaan SKB akan tetap digelar di Gedung Olaraga Unhas. Menurut Basri, pihaknya sudah menyiapkan semuanya, dari fasilitas hingga gedung sudah dibayar.

“Anggaran juga sudah teranggarkan, fasilitas juga kami siap. Jadi kami siap tahun ini karena lokasinya yang sama seperti tes tahap pertama lalu. Tempat juga sudah dibayar sampai seleksi CPNS ini selesai,” jelasnya.

Basri menambahkan, 1300 lebih peserta CPNS Kota Makassar dari itu akan mengisi 526 formasi yang sediakan Pemkot. Syarat untuk mengikuti SKB, kata dia, dihitung dari urutan tiga besar nilai SKD.

“Untuk satu formasi yang dibutuhkan tiga orang, kalau formasi 5 berarti lima belas yang mengikuti SKB. Jadi 526 formasi dikali tiga sekitar 1300 lebih peserta,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Gelar Rapid Test, Kepala Klinik Pratama Bosowa: Covid Berada di Sekitar Kita

Senam Bersama Warga Kelurahan Pai, Danny: Dulu Saya Selalu di Sini

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar