Masuk

Jangan Kaget! Puan Prihatin Daerah di Jateng Terkenal Miskin, Kesulitan Air Bersih dan Warganya Nyaris tak Pernah Mandi

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengaku heran karena masih ada masalah kemiskinan di Jawa Tengah. Padahal, provinsi itu merupakan daerah basis PDIP, presidennya dari PDIP, gubernur, dan bupatinya juga petugas partai yang sama.

Keheranan itu diungkapkan Puan saat mendengar cerita adanya wilayah di Wonogiri selama puluhan tahun tak menikmati akses air bersih. Parahnya, warga nyaris tak pernah mandi dan lebih sering cuci muka.

“Saya sampai nengok saat dibilang puluhan tahun. Ini benar, tidak? Saya tidak menyangka kalau sampai puluhan tahun sulit mendapatkan air bersih,” kata Puan saat memberikan sambutan peresmian keran air bersih di Desa Gendayakan, Selasa, 26 April 2022.

Baca Juga: Ade Armando Yakin Anies Baswedan Bakal Menang Jika Ganjar Pranowo Tak Maju

Hal tersebut menjadi cambukan keras bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Padahal ia selalu masuk survei calon presiden 2024 yang terbaik. Nyatanya, masih ada kinerjanya yang penting dievaluasi.

Ganjar Pranowo dinilai tak maksimal membangun Jateng. Mulai dari pembangunan yang tak merata hingga tak fokus mengatasi kemiskinan.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai bahwa selama dua periode ini pembangunan Ganjar atas Provinsi Jawa Tengah tak menyeluruh.

Baca Juga: ARW Bersama BRIN Gelar Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah di Kota Makassar

Wonogiri merupakan salah satu daerah yang tak mendapat perhatian penuh oleh Gubernur Ganjar Pranowo. Di wilayah Paranggupito, Wonogiri puluhan tahun masyarakat hidup tanpa air bersih.

“Artinya Ganjar selama ini membangun tidak menyeluruh di wilayah Jawa Tengah. Daerah Wonogiri tampaknya kurang mendapat perhatian Ganjar,” kata Jamiluddin di Jakarta, ditulis Terkini.id dari Suaracom, akhir April lalu.

Puan mendengar masalah itu lekas gerak cepat berkunjung ke daerah Wonogiri. Alhasil, sat set sat set jadi, ketua DPR RI itu pun meresmikan akses air bersih.

Jamiluddin menilai secara komunikasi politik, ketika Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan akses air bersih di daerah tersebut akhirnya menjadi pesan keras untuk Ganjar.

Baca Juga: Sempat Menjadi Polemik, Kini DPR RI Resmikan RUU KUHP Menjadi UU

Diketahui, Wonogiri merupakan daerah dengan masalah kemiskinan yang cukup tinggi. Apalagi, dilihat dari suatu ukuran, disebutkan Jateng provinsi termiskin di Jawa menjadi pelengkap masalah yang harus menjadi bahan evaluasi bagi sang Gubernur.

“Namun realitasnya, kita melihat daerah Jawa Tengah itu adalah tingkat kemiskinan tertinggi di Pulau Jawa. Dari sudut itu memang kelihatannya Ganjar sebagai wakil dari pemerintah pusat ini kurang fokus mengatasi kemiskinan di wilayahnya,” kata Jamiluddin lagi..