Badai PHK Startup Belum Berakhir, Ini Daftar Terbarunya

Badai PHK Startup Belum Berakhir, Ini Daftar Terbarunya

R
Dendy Herdianto
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Belakangan ini kondisi startup di Indonesia khususnya terus mengalami kondisi yang tidak baik. Hal ini ditandai dengan banyaknya badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan. 

Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri juga banyak perusahaan rintisan yang harus melakukan efisiensi dengan melakukan PHK kepada karyawannya. 

Dilansir dari CNBCIndonesia.com, berikut adalah daftar terbaru startup yang memberlakukan PHK terhadap karyawannya sebagaimana dirangkum pada Jum’at 24 Juni 2022. 

1. Lunmo

Lunmo adalah startup fintech yang dahulu dikenal dengan nama BukuKas. Startup yang satu ini juga diketahui melakukan PHK. 

Berdasarkan sumber, setidaknya ada 100 karyawan yang diberhentikan. Ekspansi dari Lunmoshop juga dihentikan sejenak. Lunmoshop adalah layangan untuk pedagang offline agar bisa membuka toko online. 

Kebijakan untuk dilakukannya PHK berdasarkan kabar dari Lunmo karena situasi global yang penuh ketidakpastian. Dampaknya adalah akses yang sulit untuk modal. 

2. Pahamify

Startup yang bergerak di bidang pendidikan ini perlu beradaptasi ditengah situasi ekonomi yang seperti ini.

Syarif Rousyan Fikri  selaku CEO menyampaikan bahwa perusahaannya memang harus berpisah dengan sebagian karyawannya untuk mengoptimalkan proses bisnis. 

“Kami telah memutuskan untuk mengoptimalkan proses bisnis kami yang mengharuskan kami untuk berpisah dengan beberapa karyawan kami,” ujarnya.

Namun, Syarif tidak menyebutkan berapa pastinya jumlah karyawan yang diberhentikan. Syarif hanya mengkonfirmasi bahwa jumlahnya tidak sebanyak dari rumor yang beredar. 

3. iPrice

Sebanyak 20% dari total karyawannya di PHK oleh pihak iPrice Group.

Hal tersebut terjadi tiga bulan usai perusahaan tersebut mengumumkan investasi  sebesar US$5 juta dari Itochu Corporation dan KDDI Corporation yang berasal di Jepang. 

David Chmelar selaku Co-founder menyebutkan bahwa perusahaannya butuh investasi lebih lanjut untuk keperluan rencana jangka panjang. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.