Dai Cilik: Pembenci Habib Rizieq akan Berhadapan dengan Seluruh Umat Islam di Muka Bumi

Terkini.id, Jakarta – Seorang Dai Cilik mengatakan bahwa orang yang membenci Rizeq Shihab bukan hanya berhadapan dengan Front Pembela Islam (FPI), akan tetapi juga berhapan dengan seluruh umat Islam di muka bumi.

Ceramahnya itu dapat dilihat dalam video berjudul ‘Ceramah Kocak Da’i Cilik, Sayyid Tsaqif Alathos, Maulid Nabi SAW di Petamburan’ yang diunggah kanal Youtube Pencinta Habib Rizieq Syihab pada 10 November 2019.

Potongan dari video ini juga diunggah di Twitter oleh Alextham878 pada Kamis, 6 Mei 2021. Netizen ini menyebut dai cilik tersebut sebagai penerus Rizieq Shihab.

Baca Juga: Viral, Dai Cilik: Pembenci Habib Rizieq Berhadapan dengan Seluruh Umat...

Dalam video itu, nampak sang dai cilij berceramah dengan gaya yang mirip Rizieq Shihab. Misalnya penggunaan kata ‘sudara’ atau saudara dan juga menyerukan ‘takbir!’ beberapa kali.

Awalnya ia mengutip sebuah hadis mengenai keturunan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Uang Para Investor 212 Mart Diduga Raib, Alifurrahman: Bisa Jadi...

“Mereka anak cucuku, mereka keturunanku, mereka diciptakan dari darah dagingku, maka celakalah orang-orang yang mendustai kemulian mereka,” katanya.

“Barang siapa yang cinta kepada mereka, maka Allah akan cinta kepadanya. San barang siapa yang membenci mereka, maka dia akan sibenci oleh Allah SWT, sudara. Takbir!” lanjutnya.

Dai cilik itu lalu mengaitkan hadis tersebut dengan Rizieq Shihab, mantan Imam Besar FPI.

“Makanya, sudara, orang yang membenci Habib Rizieq bukan hanya berhadapan dengan FPI saja, tapi orang yang membenci Habib Rizieq berhadapan dengan seluruh umat Islam yang ada di muka bumi ini, sudara. Takbir!” katanya berapi-api.

“Siap bela Allah? Siap bela Nabi? Siap bela Quran? Siap bela Islam? Siap jaga ahlil baitnya Nabi? Siap pertahankan Islam? Semua angkat tangan, semua takbir! Takbir! Takbir!” lanjutnya dengan tangan mengepal ke atas.

Para jemaah juga terdengar membalas setiap pertanyaan dan seruan takbir dari dai cilik tersebut.

“Nanti kalau diteror bagaimana? Lawan. Nanti kalau diancan bagaimana? Kalau diancam dibunuh bagaiman? Kalau bini minta cerai bagaimana? Lawan? Betul? Betul? Takbir!” katanya lalu menutup ceramah.

Bagikan