Dampak El Nino, Sejumlah Daerah di Sulsel Masuk Peringatan Awas Kekeringan Ekstrim

Dampak El Nino, Sejumlah Daerah di Sulsel Masuk Peringatan Awas Kekeringan Ekstrim

S
R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini dampak dari kemarau panjang yang diduga karena penomena El Nino yang melanda Indonesia.

Dalam akun media sosial Instagram @iklim_sulsel, yang terpantau Terkini.id, Jumat, 6 Oktober 2023, BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan menyampaikan, Berdasarkan Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut (HTH), sebagian pesisir barat dan selatan Sulawesi Selatan masuk pada kategori Kekeringan Ekstrem (> 60 hari)

Dampak El Nino, Sejumlah Daerah di Sulsel Masuk Peringatan Awas Kekeringan Ekstrim

Dan sebagian besar wilayah tengah dan timur didominasi kategori Menengah (11 – 20 hari). HTH terpanjang terjadi di lokasi Bendungan Kelara Kabupaten Jeneponto sebanyak 121 hari dengan kriteria Kekeringan Ekstrem

Diprakirakan curah hujan Dasarian Oktober 2023, umumnya berkisar antara 0 sampai dengan 75 mm, yaitu pada kriteria Rendah hingga Menengah.

Dampak El Nino, Sejumlah Daerah di Sulsel Masuk Peringatan Awas Kekeringan Ekstrim

Wilayah Sulawesi Selatan yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis selama 10 hari kedepan (01 – 10 Oktober 2023) dengan kategori AWAS di sebagian wilayah pesisir barat dan selatan Sulawesi Selatan.

Kabupaten/Kota yang termasuk dalam kategori AWAS kekeringan ekstrem yakni, Kabupaten Bantaeng, Barru, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Makassar, Pangkep, Pinrang dan Kabupaten Takalar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.