Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto optimis bisa keluar dari zona merah Covid-19. Ia mengatakan saat ini penanganan pandemi di Makassar sudah terkendali.
Ia pun menjelaskan sejumlah variabel pengendalian Covid-19. Salah satunya tren kasus Covid-19 yang konsisten menurun selama beberapa hari terakhir.
“Pertama jumlah konfirmasi, biasanya 600 per hari, sekarang di bawah 200 (yakni) 170. Paling banyak 205 kemarin dulu.
Kedua, kata Danny, mobility index yang sebelumnya berada pada minus 8 (hitam), sekarang minus 28 (kuning).
“2 persen lagi itu sudah hijau. Artinya jangan ki dulu keluar-keluar,” ucapnya.
- Pastikan Layanan Air Pulih, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Turun Langsung ke Permukiman Warga Kerung-Kerung
- Munafri Arifuddin Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Pastikan MPLS 2026 di Makassar Berjalan Lancar
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
- 151 UMKM Ramaikan Dekra Ekspo 2026, Wali Kota Munafri: Makassar Perkuat Posisi sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Lepas Peserta Indomaret Fun Run 2026, Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Sehat
Selain itu, Danny menuturkan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR) juga mengalami penurunan. Sebelumnya, BOR rumah sakit mencapai 59 persen.
“Sekarang sudah di bawah 50, 49 BOR-nya. Kalau bisa kita keluar dari zona merah,” ucapnya.
Kendati begitu, data pemerintah pusat soal status kota Makassar masih berada di zona merah. Danny mengatakan pemerintah kota bersabar menunggu perubahan status tersebut.
“Yang bikin status pusat, kita sabar saja. Target bisa keluar dari zona merah,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
