Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyoroti tiga hal fundamental terhadap pelayanan di Dukcapil Kota Makassar usai melatik Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Muhammad Hatim di Baruga Anging Mammiri.
Menurutnya, kerumitan Dukcapil selama ini menyangkut administrasi kependudukan, terutama kaum urban.
Ia menilai ada banyak masalah sosial yang persoalannya di pencatatan. Menurutnya, pencatatan kependudukan itu punya prosedur dan punya proses.
“Mulai dari surat nikah, baru ada akte kelahiran, baru bisa terbit KTP. Setelah ada KTP, baru bisa dapat jaminan sosial. Kan begitu prinsip-prinsipnya,” kata Danny, Selasa, 5 April 2022.
Danny juga menyoroti masalah pencatatan kelahiran dan kematian yang tidak berjalan dengan baik.
- Hemat Anggaran, Munafri Arifuddin Andalkan Mobil Listrik Warisan Pemerintahan Lama
- Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
- Wali Kota Makassar Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran
- Hadir di Macawa Fest, Walikota Makassar Apresiasi Ruang Ekspresi Kreatif Anak Muda
- Munafri Arifuddin Resmikan SIT Raffasya, Tekankan Pentingnya Pendidikan Terpadu
Pada periode pertama menjabat, ia mengaku telah menyiapkan aplikasi bagi RT/RW untuk melakukan pendataan.
“Dulu itu ada aplikasi kita, meninggal dan mati itu langsung dilapor RTRW. Otomatis masuk di sistem. Itu sudah putus sejak saya tinggalkan kemarin,” sebutnya.
Danny juga menilai masalah fisik Dukcapil yang performanya menurun dari nilai A ke A minus. Ia pun meminta Dukcapil melakukan pembenahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
