Demokrat Disebut Berniat Jahat Hasut Rakyat, Hasbil Lubis: Bacot Kau Jangan Fitnah Terus!

Demokrat Disebut Berniat Jahat Hasut Rakyat, Hasbil Lubis: Bacot Kau Jangan Fitnah Terus!

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis menanggapi Abi Rekso Panggalih yang menyebut bahwa Demokrat punya niat jahat menghasut rakyat.

Hasbil Lubis meminta Sekjen DPN Pergerakan Indonesia itu untuk berhenti terus memfitnah Partai Demokrat.

“Bacod kau jangan fitnah terus!” katanya melalui akun Twitter Hasbil_Lbs pada Rabu, 28 Juli 2021.

“Nantingan berdebat yang lalu tapi gak ada nyali kau. Sekarang kau fitnah lagi demokrat. Mau kau apa???” tambahnya.

Sebelumnya, Abi Rekso membuat utas di Twitter dengan judul “Demokrat dan Niat Jahat” pada Rabu, 28 Juli 2021.

“Beberapa minggu ini saya menahan diri untuk menunjuk hidung kelompok yang terus-terusan menghasut rakyat untuk mengkacaukan situasi,” katanya.

Namun, ia akhirnya buka suara dan mengajak masyarakat untuk secara sukarela melawan para orang-orang jahat.

“Tanpa ragu, saya menduga kuat bahwa Partai Demokrat secara serius dan intensif ada dibalik mobilisasi masa aksi yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Abi.

Ia pun menyindir bahwa sebagai sebuah instrumen politik, Partai Demokrat seharusnya malu jika mengambil manfaat dari situasi sulit.

Lebih lanjut, Abi Rekso bahkan mengatakan bahwa seandainya pun situasi hari ini pemerintah merangkul Partai Demokrat, itu akan lebih banyak modarat dari pada manfaat.

Ia menilai bahwa partai berlambang mercy itu dijubeli manusia-manusia berhati sesat.

“Bantu jawab pertanyaan saya, siapa dan bentuk bantuan apa yang nyata-nyata bisa mengatasi pandemi. Barangkali Mereka tidak lebih dari segumulan orang berhati picik yang hidup tanpa harkat dan martabat,” sebutnya.

Deputi Kajian Said Aqil Siroj Instititut itu lantas menyinggung bahwa jelas tidak mudah menghadapi situasi sulit saat ini. 

Namun, secara objektif, ia mengaku melihat bahkan merasakan secara nyata upaya pemerintah mengendalikan situasi. 

“Sekalipun belum bisa menyenangkan semua pihak masyarakat. Kita juga dihadapi segala keterbatasan,” ungkapnya.

Abi Rekso lanta mengajak untuk membayangkan jika pandemi terjadi dibawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyomo (SBY).

Menurutnya, SBY adalah Presiden yang serba cari aman, dan tak mau berbuat sesuatu yang beresiko untuk rakyat. 

“Dia akan lakukan hal berisiko untuk kepentingan keluarga. Anak dan besan saja,” katanya.

Abi Rekso juga mengajak untuk memperhatikan semua gaya narasi koalisi jahat, seolah-olah pemerintah zolim dan tidak memikirkan rakyat.

Padahal, lanjutnya, Partai Demokrat sedang memanfaatkan situasi sulit ibarat orang-orang jahat yang sedang bermufakat.

“Saya miminta bantuan teman-teman untuk terus melakukan patroli akal sehat dari hasutan-hasutan yang di kelola orang orang-orang jahat di Partai Demokrat,” kata Abi Rekso.

“Jika tidak maka mereka akan terus meracuni pikiran masyarakat kita yang apolitis,” tandasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.