Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar mengajak masyarakat untuk beragama secara moderat.
Denny menyindir agar tidak usah ada pihak yang merasa paling suci dalam menjalankan agama masing-masing.
Hal itu, ia sampaikan dalam video berjudul “Waloni dan Kece, Taro di Satu Sel Saja” yang tayang di Cokro TV pada Jumat, 27 Agustus 2021.
Awalnya, Denny Siregar membahas soal pendakwah, Yahya Waloni yang akhirnya ditangkap setelah lama diprotes karena dinilai menghina agama Kristen.
Ia juga menyinggung Muhammad Kece yang juga belum lama ini ditangkap karena dinilai menghina agama Islam.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
Denny Siregar lalu menyinggung bahwa menjaring penghina agama itu gampang-gampang susah.
“Gampang karena buktinya jelas tertera. Dan susah karena ini menyangkut keyakinan,” ungkapnya.
Denny menjelaskan bahwa keyakinan adalah masalah sudut pandang yang tentunya memang berbeda-beda bagi setiap orang.
Polisi, lanjutnya, memang bisa menangkap seseorang atas tuduhan penistaan agama.
“Tetapi masalahnya, sesudah dia ditangkap, pengacaranya membela bahwa ini gak bisa dipidana karena berhubungan dengan keyakinan seseorang,” ujarnya.
Jika sudah demikian, kata Denny, maka akan sulit bagi polisi untuk meneruskan kasus ke pengadilan karena pasti akan ditolak.
“Dan kalau ditolak, selain kerjaan polisi menjadi sia-sia, juga dampak sosialnya itu besar. Bisa jadi keributan antara dua kelompok yang punya keyakinan berbeda,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Denny Siregar juga memuji dua temannya, Muannas Alaidid dan Husein Shihab yang menurutnya berjuang keras di posisi tengah.
Mereka, katanya, mendampingi dan bahkan mencari orang yang berani melaporkan saat ada penghinaan agama yang terjadi.
“Mereka ini agamanya Islam dan habib pula. Tetapi mereka bergerak bukan atas dasar atau nama agama, melainkan persatuan antarumat,” ungkapnya.
Menjelang akhir video, Denny pun mengajak masyarakat untuk untuk lebih moderat dalam beragama.
“Lebih baik beragama dengan moderat saja, gak usah sok paling suci. Kita hidup dengan keanekaragaman. Kita hidup di dalam perbedaan,” kata Denny.
“Nikmati itu sebagai anugerah Tuhan dan kita bisa belajar darinya,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
