Departemen Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi FK Unhas Gelar Pengabdian Masyarakat di Bongaya Makassar

Departemen Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi FK Unhas Gelar Pengabdian Masyarakat di Bongaya Makassar

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar — Departemen Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas), melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Edukasi Perawatan dan Latihan Rehabilitasi pada Penderita Lepra, Penilaian dan Pengobatan Injeksi Perineural (Perineural Injection Treatment/PIT)” yang bertempat di Posyandu Jongaya, Makassar pada September lalu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan fakultas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan rehabilitatif.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. dr. Husnul Mubarak, Sp.KFR, N.M (K), FEMG dan dr. Waode Sri Nikmatiah, Sp.KFR, K.R.(K), AIFO-K, FIPM (USG) selaku narasumber utama. Peserta terdiri atas masyarakat dan pasien lepra dari wilayah Posyandu Jongaya yang secara aktif mengikuti sesi edukasi dan pemeriksaan.

Dalam pelaksanaannya, tim memberikan edukasi terkait perawatan dan latihan rehabilitasi bagi penderita lepra, dilanjutkan dengan penilaian kondisi pasien serta tindakan pengobatan menggunakan teknik Injeksi Perineural (PIT).

Selain memberikan penanganan medis, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyuluhan mengenai pentingnya rehabilitasi dalam mendukung kemandirian dan kualitas hidup pasien lepra.

Baca Juga

Dalam sambutannya, Dr. dr. Husnul Mubarak, Sp.KFR, N.M (K), FEMG menyampaikan harapan agar kegiatan ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penderita lepra dan masyarakat sekitar. Lepra merupakan penyakit infeksi kronis yang menyerang kulit dan saraf, dan bila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan kecacatan.

Edukasi dan perawatan berperan sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Teknik Perineural Injection Treatment (PIT) merupakan salah satu pendekatan terapi yang dapat membantu mengurangi nyeri, peradangan saraf, serta mempercepat pemulihan fungsi.

“Kami berterima kasih atas kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan memberikan dukungan medis kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Departemen Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi FK Unhas menegaskan peran strategisnya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi penderita lepra yang membutuhkan perawatan dan rehabilitasi berkelanjutan.

“Upaya ini juga menjadi wujud sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan,” tandasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.