Terkini, Makassar – Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik seorang wanita di Makassar bernama Sarniati (39) tebas ibu kandung sendiri dengan memakai senjata tajam jenis parang, viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak Sarniati sedang berada di halaman rumahnya sambil memegang parang. Di hadapan wanita itu, terlihat sang ibu kandung yakni Siti Syamsiah (63) sudah dalam kondisi terkapar bersimbah darah.
Tak berselang lama, pelaku lalu mengayunkan parang tersebut dan menebas ibunya yang sudah dalam kondisi tak berdaya itu.
Tidak hanya sekali, pelaku tampak menebas orang tua kandungnya itu berkali-kali.
Dilihat dari tayangan video amatir yang direkam oleh warga itu juga tampak sejumlah warga sekitar hendak menolong korban.
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Terima Penghargaan Nasional di Hari Otda 2026
- Satu-satunya dari Luar Jawa, Makassar Raih Predikat Kinerja Tertinggi di Hari Otda 2026
- Pakai Garuda dan Saudia Airlines, Tazkiyah Berangkatkan 217 Jemaah Haji Khusus pada 3 Mei
- Dewaweb Hadirkan SCALECON 2026 di Surabaya: Gerakan Nyata untuk Implementasi AI bagi Pebisnis
- Celebes Padel Hub Resmi Dibuka di Summarecon Mutiara Makassar
Namun, warga tak bisa mendekat ke pelaku lantaran pagar rumah pelaku dalam kondisi tertutup.
Alhasil, warga sekitar pun hanya bisa berteriak meminta kepada wanita itu untuk berhenti melakukan perbuatan biadab tersebut ke ibu kandungnya sendiri.
“Sudahmi, sudahmi. Sudah, sudah. Sarniati sudah, matimi mamak mu,” kata warga kepada pelaku sambil merekam perbuatan pelaku, dikutip terkini dari video yang beredar, Selasa, 24 September 2024.
Peristiwa dalam video tersebut diketahui terjadi di halaman rumah kediaman pelaku dan korban di Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, pada Selasa, 24 September 2024 sore.
Selain itu, juga terdapat video yang memperlihatkan sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian berhasil masuk ke halaman rumah pelaku dan langsung menolong korban.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
