Terkini.id, Sidrap – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sidrap hari ini, Sabtu 23 Mei 2020, dilaporkan bertambah dua orang.
“Ada tambahan dua positif. Dari sebaran Kecamatan Maritengngae,” ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sidrap, Ishak Kenre melalui sambungan telepon, Sabtu tadi 23 Mei 2020.
Ia menambahkan, dua tambahan tersebut merupakan generasi ketiga penyebaran Covid-19 di Sidrap.
“Ini sudah generasi ketiga. Penyebaran transmisi lokal,” sebutnya.
Ishak memaparkan, generasi pertama penyebaran Covid-19 Sidrap adalah klaster eks jemaah umrah disusul generasi kedua kontak erat eks jemaah umrah.
- Kenaikan Biaya Umrah 2026 Seperti Tsunami: Harga Naik Drastis Jelang Keberangkatan Juli-Agustus
- Sinergi Kemenhaj dan Imigrasi Perkuat Pengawasan Cegah Haji Ilegal Jelang Haji 2026
- Tepati Janji, Anhar Rahman Umrahkan Timnya
- 150 Travel Haji dan Umrah Akan Berkumpul di Makassar Hadiri Rakernas Kesthuri
- Gebyar Umrah dan Holiday di Mal Ratu Indah Resmi Dibuka, Simak Pesan Kemenag Sulsel
Sementara generasi ketiga adalah kontak erat dengan jemaah umrah.
Untuk itu Ishak mengingatkan masyarakat Sidrap untuk meningkatkan kewaspadaan akan penularan virus.
“Pandemi masih berlangsung, Kita harus tetap patuhi protokol kesehatan,” sebutnya.
Seiring penambahan kasus positif, hari ini juga dilaporkan adanya pasien sembuh sebanyak tiga orang.
“Alhamdulillah, ada tiga yang sembuh. Dari sebaran Kecamatan Maritengngae,” ungkap Ishak.
Proses pemulangan tiga pasien tersebut dari RS Nene Mallomo, imbuhnya, sudah dilakukan siang tadi dipimpin Kadis Kesehatan Dalduk Sidrap, dr H Andi Irwansyah.
“Meski dinyatakan sembuh, ketiganya diharuskan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari ke depan,” tandas Ishak.
Dengan demikian saat ini di Kabupaten Sidrap total kasus positif berjumlah 32 orang, 17 di antaranya telah dinyatakan sembuh.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
