Terkini.id, Depok – Supir Ambulans di Depok, Slamet, yang dicegat seorang pemotor mengungkapkan pihak keluarga pasien telah melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat berwajib.
Adapun laporan itu, kata Slamet, telah dilayangkan keluarga pasien ke Polres Depok.
“Untuk selanjutnya sudah di BAP semalam ke Polres, untuk tahap selanjutnya kita tetap kordinasi terhubung sama pihak keluarga ya, karena memang di sini yang benar-benar dirugikan adalah pihak keluarga. Ini menyangkut nyawa ayahnya,” kata Slamet, Minggu 12 Juli 2020 seperti dikutip dari detikcom.
“Saya selaku driver ambulans tetap mengacu ke pihak keluarga pasien. Kita hanya mengikuti aturan yang sudah ada,” sambungnya.
Slamet kemudian menceritakan kronologi kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, peristiwa itu terjadi di dekat pertigaan Pancoran Mas yang ke arah Rawa Denok, sebelum perumahan BDN.
- Dr Aspa Muji Resmi Dilantik Pj Sekda, Langkah Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jeneponto
- Perkara Peredaran 544 Kayu Ilegal di Makassar Masuk Tahap II, Tersangka dan Barang Bukti Dilimpahkan
- Program Aku Hatinya PKK Jadi Andalan Makassar Perkuat Ketahanan Pangan
- Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot, Makassar Didorong Jadi Percontohan Nasional
- Di Balik Jeritan Siswa Kejadian 23 April 2026, Kasus MBG Terhenti di Tengah Jalan?
“Timbul crash antara mobil ambulans dan motornya, di dekat pertigaan Pancoran Mas yang ke arah Rawa Denok, sebelum perumahan BDN. Setelah itu, dia paksa saya selaku driver minta memberhentikan unit ambulans, tapi saya nggak hiraukan, karena saya fokusnya sama pasien dong,” ujar Slamet.
Slamet sendiri sempat dituduh oleh pria tersebut soal sinyal ambulans. Namun, ia membantah tuduhan itu.
Saat itu, kata Slamet, semua tanda seperti sirine dan lampu sudah dinyalakan sebagaimana mestinya.
“Kondisi nyala semua, bisa dilihat dari video yang sudah menyebar dimana-mana, semuanya nyala, dan ada saksi mata,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi sang pasien dalam mobil ambulans yang dibawanya itu sempat berubah lantaran kejadian tersebut.
“Dari level kuning, dengan kejadian tersebut ke level merah (kondisi pasien-Red). Otomatis kan sudah membahayakan nyawa pasien pak,” jelasnya.
Lantaran hal itulah, kata Slamet, yang membuat pihak keluarga pasien merasa dirugikan.
“Makanya ini sangat merugikan pihak keluarga dan menyangkut nyawa pasien yang saya bawa,” ujarnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan perselisihan seorang pemotor dengan supir mobil ambulans di Depok tersebut viral di media sosial.
Dalam video itu, terlihat seorang pengendara motor dengan memakai masker memberhentikan sebuah mobil ambulans di pinggir jalan.
Beberapa saat kemudian, ia pun menghampiri seorang pria yang diduga merupakan supir dari ambulans tersebut.
Pria itu lantas menunjuk-nunjuk sang supir ambulans sambil terlihat emosi.
Dalam video juga terdengar suara sirene mobil ambulans tersebut masih dalam kondisi nyala yang artinya ambulans itu tengah membawa pasien.
Video itu sendiri diunggah oleh seorang perawat bernama Indah Purnamasari yang merupakan tim dari ambulans tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
