Diduga Anggota Dewan Hukum Sopir Truk Push Up dan Guling-guling di Tengah Jalan
Komentar

Diduga Anggota Dewan Hukum Sopir Truk Push Up dan Guling-guling di Tengah Jalan

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Viral sebuah video diduga anggota dewan memaksa sopir truk push up dan guling-guling di tengah jalan, Sabtu 24 September 2022.

Dalam unggahan akun media sosial Instagram makassaar_info dilihat pada Sabtu 24 September 2022, memperlihatkan sebuah video diduga seorang anggota dewan hukum sopir truk untuk push up dan guling-gulingan di tengah jalan.

Nampak diduga anggota dewan tersebut mengenakan jas dan celana kain, dan juga sepatu pantofel dilengkapi sebuah peci, berdiri di dekat seorang pemuda yang tengah push up.

Diduga anggota dewan itu terdengar teriak dengan lantang agar pemuda tersebut mengikuti perintahnya,

“Guling, gulingan… guling… gulingan… guling-guling,” teriak diduga anggota dewan tersebut.

Baca Juga

Dia juga menginjak dan mendorong, serta menunjuk-nunjuk pemuda itu agar mengikuti semua perintahnya.

Sebelum pemuda itu guling-gulingan dia menunjuk dan menyebut kata polisi agar pemuda tersebut mengikuti arahannya.

Pemuda tersebut terlihat tak ingin mengikuti perintah diduga anggota dewan tersebut.

Namun dengan paksaan tangan yang terlihat pemuda itu juga dibanting agar mau guling-gulingan.

Mirisnya lagi kejadian itu berlangsung di tengah jalan di mana para pengendara terlihat melewati jalan itu.

Beberapa warga juga terlihat sedang menonton kejadian itu. Namun di antara dari mereka terlihat tak ada yang berani menghentikan kejadian tersebut.

Di samping itu terdapat keterangan dalam unggahan akun makassaar_info menjelaskan tentang kronologi kejadian itu.

Anggota dewan hukum sopir truk dengan push up dan guling-guling di tengah jalan,” bunyi keterangan unggahan itu.

“Beredar video diduga anggota dewan Kota Depok menghukum seorang sopir truk. Anggota dewan tersebut marah karena portal yang ada di Jalan Krukut Kelurahan Limo rusak disenggol truk tersebut,” lanjut keterangan tersebut.

Hingga berita ini dimuat, belum ditemukan identitas dan penjelasan lengkap dari diduga anggota dewan dan pemuda tersebut.