Diduga Main Korek di Dalam Mobil yang Ditinggal Mudik, 2 Balita tewas Terpanggang

Diduga Main Korek di Dalam Mobil yang Ditinggal Mudik, 2 Balita tewas Terpanggang

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Pasuruan – Dua balita di Pasuruan, Jawa Timur tewas karena terbakar di dalam sebuah mobil jenis Daihatsu Charade bernopol N-1274-CV yang ditinggal pemiliknya mudik Lebaran.

Kedua balita tersebut tewas terpanggang karena diduga bermain korek api setelah masuk ke dalam mobil yang terpakir di garasi warga di di Dusun Nampes, Pasuruan Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, kedua balita tersebut berinisial A (4) dan KFA yang berusia 2,5 tahun.

Melansir dari sinarlampungco, saat kejadian pemilik rumah sedang melakukan silaturahmi lebaran di wilayah Kecamatan Beji. Kondisi rumah sepi, dua balita itu kemudian masuk ke dalam mobil yang kondisinya tidak terkunci.

Kapolsek Pandaan AKP I Made Swardana mengatakan saat kejadian, rumah pemilik mobil sedang sepi. Pemilik mobil tengah berada di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, untuk berlebaran. Mobil ditinggalkan dalam kondisi tidak terkunci.

Baca Juga

“Saat itulah anak tetangga pemilik mobil bermain di dalamnya. Anaknya yang punya mobil itu biasa bermain dengan kedua korban. Saat mobil ditinggal, kedua korban bermain di dalam,” kata dia.

Menurut Made, dugaan sementara korban bermain korek api di dalam mobil. Dugaan itu berdasarkan kondisi mobil. Mesin tidak dalam kondisi hidup dan yang terbakar hanya bagian dalam.

“Karena mesin tidak hidup. Mesin tidak terbakar yang terbakar hanya di dalam kendaraan saja,” ujar Made.

Meski demikian, polisi akan memastikan penyebab kebakaran. Pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.

“Tapi kita masih melakukan penyelidikan. Kedua jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Bangil,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.