Diiringi Tepuk Tangan, Anak Korban Tarik Tambang Makassar Diberi Beasiswa

Diiringi Tepuk Tangan, Anak Korban Tarik Tambang Makassar Diberi Beasiswa

FD
Fachri Djaman

Penulis

Banyak di antara netizen yang menilai bahwa penyerahan bantuan beasiswa kepada anak korban itu selayaknya tidak digelar seperti acara penganugerahan penghargaan.

Pasalnya, kata warganet, sang anak tersebut sedang dalam kondisi berduka lantaran orang tuanya baru saja meninggal dunia dalam insiden kecelakaan di event itu.

Selain itu, netizen juga mengkritik sikap para peserta di acara tersebut yang bertepuk tangan saat sang anak dari korban diberi beasiswa.

“Haruskah diundang seperti ini? Ditampilkan dan naik panggung layaknya dapat award, dan diberi tepuk tangan? Dia lg berduka pak, tidak layak di jadikan tontonan begitu,” kata akun @drealb.

“Tidak ada yang sebanding dengan nyawa orang tua. Mana diiringi tepuk tangan. Miris,” sambung akun @hyyunn28.

Diiringi Tepuk Tangan, Anak Korban Tarik Tambang Makassar Diberi Beasiswa
Baca Juga

Diwartakan sebelumnya, satu orang peserta meninggal dunia dalam event tarik tambang pemecahan rekor MURI yang digelar IKA Unhas pada Minggu, 18 Desember 2022 di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar.

Satu peserta yang meninggal dunia tersebut yakni seorang perempuan yang belakangan diketahui merupakan Ketua RT. Korban meninggal akibat terseret tali tarik tambang dan kepalanya terbentur di beton pembatas jalan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.