Terkini.id, Jakarta – Sosok Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa kembali mencuat di publik usai dikabarkan ditangkap terkait narkoba setelah sebelumnya menjadi perbincangan lantaran namanya tercatat sebagai polisi terkaya di Indonesia menurut LHKPN.
Kabar Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa ditangkap terkait narkoba disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.
Ahmad Sahroni mengatakan, kabar tersebut untuk sementara diduga benar.
“Sementara (kabar penangkapan Kapolda Jatim Teddy Minahasa) diduga benar. Kalau nggak salah narkoba. Isunya demikian,” kata Ahmad Sahroni saat dikonfirmasi awak media pada Jumat 14 Oktober 2022.
Kendati demikian, Sahroni mengimbau publik untuk menunggu pernyataan resmi dari Mabes Polri terkait kabar tersebut.
“Kita tunggu rilis resmi dari Mabes Polri,” ujar Ahmad Sahroni.
Diwartakan sebelumnya, sosok Teddy Minahasa menjadi perbincangan publik usai menggantikan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afianta.
Nama Teddy Minahasa mencuat lantaran diketahui pernah menjadi polisi terkaya menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Pada September 2022 dari data LHKPN, Teddy memiliki total kekayaan sekitar Rp 29,9 miliar. Pria lulusan Akademi Kepolisian 1993 tersebut, tercatat sebagai polisi terkaya di Indonesia.
Rincian hartanya adalah alat transportasi dan mesin Rp 2 miliar; aset tanah dan bangunan Rp 25,8 miliar; harta bergerak Rp 500 juta; kas senilai 1,5 miliar; dan surat berharga Rp 62,5 juta.
Kapolda Jatim yang baru menjabat itu disebut terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 31 desember 2021 silam.
Teddy Minahasa sebelum menjabat Kapolda Jatim sempat menjadi Kapolda Sumatera Barat. Ia adalah perwira tinggi Polri kelahiran Surakarta, Jawa Tengah.
Dia pun tercatat sebagai Staf Ahli Wakil Presiden RI, Staf Ahli Manajemen Kapolri, Karopaminal Divpropam Polri, Kepala Kepolisian Daerah Banten, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung dan pernah menjadi Ajudan Wapres Jusuf Kalla.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
