Terkini.id, Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar menggelar rapat koordinasi membahas perkembangan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari di beberapa titik kota Makassar, Rabu 29 Juli 2020.
Kepala Bidang Bina Teknik Ansuar menyampaikan kondisi aktual yang terjadi di lapangan. Seperti ada beberapa retakan, lubang, longsor dan juga genangan pada bekas galian. Ansuar berharap hal-hal tersebut dapat ditanggulangi.
“Diharapkan setelah rakor ini dilaksanakan untuk pembangunan IPAL lebih lanjut dapat lebih diperhatikan lagi agar dapat mengurangi dampak-dampak yang tidak diinginkan. Seperti retakan dan lubang bekas galian diharapkan tidak ditemukan lagi kedepannya,” katanya.
Pasalnya di beberapa titik tempat berlangsungnya proses pembangunan IPAL seperti Jalan Pattimura, Jalan Hasanuddin dan Jalan Tupai ditemukan retakan dan lubang bekas galian.
Hal ini ditakutkan dapat menyebabkan dampak buruk bagi masyarakat yang melintas di sekitar jalan tersebut.
- 118 Badan Eksekutif Mahasiswa dan Mentan Amran Bertemu Berdialog Program Prioritas Pemerintah
- Mentan Amran Rangkul dan Siapkan Mahasiswa Jadi Penerus Arah Pertanian Nasional
- Pemkot Makassar Matangkan IGS 2026, Targetkan Investasi Global dari 49 Negara
- Hasil Lab Ungkap Penyebab 28 Siswa Rumbia Jeneponto Sakit Usai Makan MBG
- Misteri Kasus MBG di Jeneponto Belum Terjawab, Hasil Uji Lab Tertutup, FRK Desak Dinkes Transparan
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PU Makassar Nirman Mungkasa turut menghimbau agar koordinasi dan komunikasi antara pengawas dan kontraktor ditingkatkan. Agar tidak terjadi misinformasi dan komunikasi.
“Penting bagi pengawas Dinas PU dan juga kontraktor yang bertugas dalam pembangunan IPAL Losari saling menjaga komunikasi dan koordinasi sehingga proses pembangunan dapat maksimal dan berjalan lancar,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
