Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto angkat bicara soal pernyataan Edy Mulyadi yang menyebutnya ‘Macan Mengeong‘ saat wartawan senior itu berbicara soal pemindahan ibu kota negara.
Prabowo Subianto pun mengatakan bahwa terkait pernyataan Edy Mulyadi soal ‘Macan Mengeong‘ itu sudah ada pihak yang melaporkannya.
Edy Mulyadi diketahui sudah dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara atas dugaan penghinaan terhadap Prabowo oleh DPD Partai Gerindra Sulut.
“Sudah ada yang mengurusi (kasus Edy Mulyadi),” ujar Prabowo Subianto, dikutip dari Hops, Rabu 26 Januari 2022.
Diketahui, jurnalis senior Edy Mulyadi dalam videonya saat berbicara soal pemindahan ibu kota negara menyinggung keras Prabowo Subianto. Bahkan, ia menyebut Menteri Pertahanan itu seperti ‘macan mengeong.
- Hardiknas 2026, Munafri Dorong Pemerataan Pendidikan Berkualitas di Makassar
- Presiden Prabowo Subianto Serahkan Satyalancana Wira Karya ke Gubernur Sulsel
- Cek Kesehatan Gratis Tembus 70 Juta Peserta, Kemenkes Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Dedikasi Nakes
- Dua Guru Lutra Akhirnya Dapat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo, Gubernur Sulsel: Alhamdulillah
- Diluncurkan Presiden Prabowo, BSI Jadi Bank Emas Syariah Pertama di Indonesia
Awalnya, Edy dalam videonya itu menyebut bahwa perumahan rakyat di ibu kota negara baru tidak mungkin dibangun oleh pengembang nasional melainkan pengembang asing dari China.
“Gak mungkin pengembang-pengembang (Indonesia) itu. Jadi yang ngebangun adalah pengembang-pengembang asing dari China,” kata Edy Mulyadi.
Ia pun menyebut, pengembang China itu tidak masalah rugi membangun perumahan rakyat di IKN baru lantaran nantinya mereka akan mengirim warga RRC ke sana.
“Mereka gak masalah rugi, karena pasti ada penduduk yang dikirim ke sana. Siapa? Warga RRC tinggal di sana,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Edy Mulyadi kemudian marah besar kepada Prabowo Subianto lantaran tak mengetahui soal ibu kota dibangun pengembang China padahal hal itu terkait kedaulatan negara. Ia pun lantas menyebut ketua umum Gerindra itu ‘macan mengeong’.
“Masa gini saja gak ngerti sih! Masa Menteri Pertahanan kayak gini saja gak ngerti! Jenderal Bintang Tiga, Macan yang kayak jadi mengeong gak ngerti begini aja. Ini soal kedaulatan negara bos, gila. Gebleknya kelewatan!,” geramnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
