Terkini.id, Makassar – Direktur Roda Tiga Konsultan, M Taufik angkat bicara terkait munculnya beberapa tudingan yang menyebut lembaga surveinya tidak kredibel.
Seperti diketahui, dalam rilis hasil survei pada Rabu 2 Desember 2020 lalu, Roda Tiga mengunggulkan pasangan calon Appi-Rahman dengan tren elektabilitas yang menanjak drastis dalam empat bulan terakhir.
Roda Tiga mencatat Appi-Rahman memiliki elektabilitas 33,6 persen atau unggul tipis dari elektabilitas pasangan calon Danny-Fatma sebesar 33,2 persen dalam Pilkada Kota Makassar.
Rilis itu pun disebut banyak pihak sebagai survei hasil abal-abal dan meragukan kredibilitas Roda Tiga Konsultan.
“Rilis survei itu merupakan hal yang biasa laiknya stadium generale ataupun seminar hasil penelitian pada umumnya.
- Soal Hak Angket DPRD Gowa, Jabal Nur: Biarkan Pansus dan APH Bekerja
- PT Vale Promosikan Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas
- Wali Kota Makassar Hadiri Puncak HKG PKK ke-54, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan PKK
- Pesan Tegas Tujuh Saudara Kandung ke Bupati Gowa Husniah Talenrang: Berhentilah Seolah-olah Menjadi Korban
- Wabup Gowa: Pertandingan Persahabatan Pemkab Gowa dan Pemkot Palu Perkuat Silaturahmi Antardaerah
Justru saya heran jika ada yang alergi dengan hal itu. Dalam demokrasi modern data survei memiliki peran penting,” kata M Taufik melalui keterangan tertulis yang diterima terkini.id.
Menurut dia, tentu saja apa yang dilakukan Roda Tiga sama sekali tidak melanggar aturan.
“Kami Roda Tiga Konsultan adalah lembaga yang terasosiasi Persepi (Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia), saya sangat menyayangkan adanya tudingan kepada kami sebagai lembaga yang tidak kredibel.
Juga tidak ada klaim kemenangan dalam survei. Yang ada penyajian data tren Paslon,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
