Terkini, Makassar – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar menerima audiensi dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sulawesi Selatan dan Indonesian Marketing Association (IMA) guna membahas persiapan penyelenggaraan Makassar Great Sale 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Dispar Kota Makassar, Senin (15/6/2026), tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara sektor perdagangan, pariwisata, dan UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam audiensi itu, APPBI memaparkan konsep pelaksanaan Makassar Great Sale 2026 sekaligus menyampaikan gambaran kondisi dan tren kunjungan masyarakat ke sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Makassar.
Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan daya tarik pusat perbelanjaan dan kunjungan masyarakat.
Makassar Great Sale 2026 dirancang tidak hanya sebagai agenda promosi belanja, tetapi juga sebagai momentum untuk menggerakkan berbagai sektor ekonomi yang saling terkait.
- Bersama Istri, Wabup Gowa Hadiri HUT Kiwal Garuda Hitam dan Titip Pesan Persatuan
- OJK Sulselbar Perkuat Akses Keuangan Nelayan dan UMKM Pesisir di Mamuju Tengah
- Pemkot Makassar Ganjar Juara O2SN 2026 dengan Beasiswa, SMPN 18 Raih Juara Umum
- Prima Unggul Global Resmikan Kantor Agen di Sinjai Timur, Perluas Layanan Umrah dan Haji untuk Masyarakat
- Wali Kota Munafri Dampingi Menhaj RI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 17 di Makassar
Tahun ini, kegiatan tersebut direncanakan melibatkan pelaku industri pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat daya saing Kota Makassar sebagai pusat perdagangan dan destinasi wisata di Indonesia Timur.
“Makassar memiliki kekayaan yang dapat dipromosikan dari berbagai perspektif, termasuk melalui cerita, budaya, dan nilai-nilai yang terkandung di balik kuliner khas daerah. Potensi ini perlu terus diperkuat sebagai bagian dari identitas dan daya tarik kota,” ujarnya.
Menurut Achmad Hendra, salah satu strategi yang perlu diperkuat dalam pelaksanaan Makassar Great Sale 2026 adalah kampanye gastronomi atau wisata kuliner.
Selain menjadi daya tarik bagi wisatawan, sektor kuliner dinilai mampu memperkuat citra Kota Makassar melalui kekayaan budaya dan tradisi yang melekat pada setiap sajian khas daerah.
Ia menambahkan, promosi gastronomi tidak hanya berfokus pada makanan dan minuman, tetapi juga mengangkat cerita, sejarah, serta nilai budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Makassar.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, pengelola pusat perbelanjaan, asosiasi pemasaran, pelaku UMKM, dan industri pariwisata, Makassar Great Sale 2026 diharapkan menjadi agenda strategis yang mampu meningkatkan transaksi ekonomi, memperkuat sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
