Terkini, Medan – Pemerintah Kota Makassar kembali mencuri perhatian pada ajang Indonesia City Expo (ICE) yang menjadi bagian dari rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara.
Mengusung konsep perpaduan budaya, teknologi, inovasi, dan ekonomi kreatif, booth Kota Makassar sukses menjadi salah satu pusat perhatian para kepala daerah, delegasi, maupun masyarakat yang mengunjungi arena pameran.
Ikon utama booth berupa replika Kapal Pinisi berdiri megah di area pameran. Simbol kejayaan maritim Sulawesi Selatan tersebut menjadi identitas kuat Kota Makassar sekaligus mengingatkan pengunjung pada warisan budaya bahari Nusantara yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan booth yang dihadirkan tahun ini dirancang agar mampu menampilkan berbagai potensi Kota Makassar secara utuh, mulai dari budaya, teknologi, hingga inovasi pembangunan.
“Di kegiatan APEKSI Expo hari ini, kita memperlihatkan booth yang dipersembahkan oleh Pemerintah Kota Makassar. Luar biasa sekali, dan di dalamnya sudah banyak hal yang bisa dilihat serta dieksplorasi,” ujar Munafri usai menghadiri pembukaan Indonesia City Expo dalam rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan, Rabu (1/7/2026).
- Cobig Tour Bantah Pernyataan Garuda Indonesia, Tegaskan Visa 361 Jamaah Umrah Sudah Terbit
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Dedikasi Polri di Hari Bhayangkara ke-80
- Hut Bhayangkara Ke-80, Polres Jeneponto Bagikan Bantuan, Waujudkan Kepolisian Hadir Di Hati Rakyat
- Wabup Gowa Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi Pemkab dan Polri
- Mulai Hari Ini, Harga BBM Nonsubsidi di Seluruh Wilayah Sulawesi Resmi Turun
Menurutnya, kehadiran replika Pinisi bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi identitas Kota Makassar sebagai kota maritim yang terus berkembang melalui inovasi dan kolaborasi.
Selain replika Pinisi, pengunjung juga dapat menikmati berbagai produk unggulan binaan Dekranasda Kota Makassar, koleksi aksara Lontara, fasilitas foto berbasis Artificial Intelligence (AI), hingga beragam inovasi pelayanan publik yang dikemas secara interaktif.
“Di antaranya terdapat kerajinan dari Dekranasda, ada juga dari Tim Rappo yang menampilkan produk-produk hasil daur ulang, kemudian ada Lontara, hingga fasilitas foto dengan teknologi AI dan sebagainya. Pameran ini terbilang sangat kompleks,” katanya.
Booth Kota Makassar juga menghadirkan nuansa budaya yang kuat melalui pertunjukan seni tradisional.
Pengunjung disuguhi penampilan Passinrilik yang membawakan sastra lisan Sinrilik dengan iringan alat musik tradisional kesok-kesok, sehingga menciptakan pengalaman budaya yang autentik bagi para tamu dari berbagai daerah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
