Terkini.id, Jakarta – Terduga teroris kembali ditangkap oleh Densus 88. Terduga teroris tersebut diketahui adalah seorang perempuan yang juga membuka pengobatan alternatif.
Teroris perempuan tersebut ditangkap di sebuah rumah di kampung Purwosari Perbalan, Semarang Utara.
Salah seorang warga berinisial ER membenarkan penangkapan oleh polisi tidak berseragam tersebut terhadap salah seorang warga berinisial IS itu.
Menurut dia, IS pernah membuka praktik pengobatan alternatif di rumahnya itu.
“Tapi sekarang lebih banyak panggilan pengobatan ke luar kota,” katanya, di Semarang, Minggu 5 Juli 2020 dikutip dari suaracom.
- PT Vale Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTT
- Kalla Institute Berdayakan UMKM Perempuan di Maros Melalui Program PMP Kemdiktisaintek 2026
- Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah, Dirut PT PAL Ajak Ormas Islam Bangun Kekuatan Industri Nasional
- Musim Kemarau, Wali Kota Makassar Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran
- Sekolah Islam Terpadu Al Fatih Makassar Luncurkan SPMB 2027/2028, Perkuat Komitmen Cetak Generasi Berkarakter Qur'ani
Warga tidak banyak mengetahui aktivitas yang dilakukan IS di rumahnya. Saat penangkapan juga tidak banyak warga yang tahu karena tidak terlihat keramaian.
Beberapa petugas dalam penangkapan tersebut merupakan polisi wanita, katanya.
Densus 88 menangkap tiga terduga teroria di Semarang dan Boyolali. Para terduga teroris ini diduga terkait dengan pelaku penyerangan anggota Polres Karanganyar di lereng Gunung Lawu beberapa waktu lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
