Kacau! Pengacara Ustaz Farid Provokasi Perpecahan Umat, Ferdinand: Harus Disanksi Etik dan Pidana

Kacau! Pengacara Ustaz Farid Provokasi Perpecahan Umat, Ferdinand: Harus Disanksi Etik dan Pidana

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sebuah pernyataan lantang keluar dari mulut pengacara Ustaz Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah dan Anung Al-Hamat. Ia menuding bahwa penangkapan para ulama merupakan hal yang sengaja dibuat-buat.

Tak hanya disitu, pengacara itu juga mengeluarkan pertanyaan kontroversial terkait penangkapan umat agama lain.

“Termasuk persoalan pendirian Densus 88 itu untuk siapa? Apakah hanya untuk orang Islam? Apakah ada agama lain yang ditangkap Densus? Ada tidak teroris agama lain?” ujar pengacara Ustaz Farid Okbah dkk, Ismar Syafruddin, dikutip dari iNews, Kamis 18 November 2021.

Ismar menuding bahwa, penangkapan Densus 88 terhadap Ustaz Farid Okbah dkk merupakan bentuk kriminalisasi ulama.

“Sangat jelas Ini kriminalisasi buat kami. Fakta kalau menurut kami,” tutur Ismar.

Mengetahui penyataan Ismar tersebut, pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean buka suara menanggapi ucapan yang baginya memancing provokasi.

“Provokasi yang akan menumbuhkan kebencian antar SARA dan Golongan. Sebaiknya Pengacara seperti ini disanksi etik dan pidana saja. Hal seperti ini tdk boleh dilakukan oleh pengacara,” tulis Ferdinand dalam laman Twitter-nya, Jumat 19 November 2021.

Diketahui, Densus 88 antiteror menangkap tiga ulama tersangka pelaku terorisme di daerah Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa 16 November 2021.

Ketiganya diduga kuat terafiliasi dengan jaringan Jamaah Islamiyah.

Sementara hingga kini, pihak kuasa hukum ketiganya dengan tegas membantah adanya tuduhan teroris kepada tiga ulama yang menurutnya hanya sebuah fitnah.

“Beliau adalah seorang ustaz, seorang ulama, yang selama ini getol untuk bagaimana memajukan para generasi muda untuk menjadi seorang yang alim. Beliau betul-betul dakwah, untuk menyampaikan kebenaran,” ucap Ismar Syafruddin.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.