Ditanya Kapan Nikah, Pria di Minahasa Nekat Bacok Kepala Tetangganya

Ilustrasi pertanyaan "kapan nikah". (foto: islamudina.com)

Terkini.id, Minahasa – Pertanyaan kapan nikah memang termasuk dari salah satu pertanyaan yang bisa sangat sensitif bagi sebagian orang. Bahkan pernah terjadi kasus di awal tahun ini di mana seorang pria mencekik leher tetangganya hingga tewas hanya gara-gara ditanya kapan nikah.

Peristiwa serupa juga terjadi baru-baru ini di Kelurahan Wawali, Kabupaten Minahasa. Seorang pria di salah satu wilayah di Provinsi Sulawesi Utara tersebut tega membacok kepala tetangganya lantaran kesal karena ditanya kapan nikah.

Akibat kejadian tersebut, sang tetangga tewas karena luka bacokan di kepalanya. Pelaku yang diketahui berinisial AM (52) dengan sadis membacok Ari (47) dengan menggunakan parang hingga membuat tetangganya yang sama-sama berprofesi sebagai petani itu meregang nyawa.

Kronologi pembunuhan berawal ketika Aswin pergi ke rumah korban untuk membeli minuman keras jenis cap tikus.

Saat berada di rumah korban, Aswin mendapat pertanyaan “Kapan Nikah?”. Merasa tersinggung, pelaku meminta korban tak ikut campur urusan pribadinya.

Pelaku pun pulang, yang rupanya diikuti oleh korban yang diduga sakit hati dengan respons pelaku atas pertanyaannya.

Setiba di rumah pelaku, keduanya terlibat perkelahian hingga pelaku masuk ke rumah untuk mengambil parang. Parang tersebut terkena di kepala bagian kiri korban dan langsung dilarikan ke Puskesmas Ratahan.

Kondisi korban sempat kritis dan harus dipindahkan ke RSUD Noongan Langoan. Namun nyawa korban tak bisa diselamatkan hingga menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu 19 Mei 2019, pukul 01.30 WITA.

“Tersangkanya AM alias Aswin, melakukan penganiayaan kepada korban dengan sebilah parang dengan cara sekali menebas korban kena bagian kepala sebelah kiri,” kata Kapolsek Ronny.

Pelaku telah memiliki kekasih yang tengah mengandung

Nikah
Pelaku (kiri) diamankan pihak kepolisian. (foto: tribunnews.com)

Tersangka yang sempat kabur pun telah berhasil ditangkap polisi. “Tersangka sudah diamankan di Mapolsek Ratahan,” kata Ronny.

Diketahui, pelaku ternyata memiliki seorang kekasih yang kini tengah mengandung. Tersangka diancam dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat hingga mengakibatkan kematian.

Kejadian tersebut memang sudah banyak terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Hanya karena pertanyaan “kapan nikah” yang sering kali dianggap sepele namun dampaknya bisa berakibat fatal.

Untuk beberapa orang, pertanyaan tersebut memang dapat memancing ketersinggungan yang bisa mengakibatkan hal negatif terjadi, bahkan kematian.

Komentar
Terkini